Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. [AFP/Nicholas Kamm]
Mereka juga melarang staf konsulat dan keluarga mereka ke Tepi Barat atau Kota Lama Yerusalem, kecuali dalam keadaan bisnis resmi dan ditemani pihak keamanan.
Langkah Trump ini memicu reaksi negatif dari berbagai negara dan partai-partai politik di Timur Tengah.
Trump dikabarkan "mendiskusikan keputusan mengenai Yerusalem" dalam sejumlah perbincangan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Raja Abdullah dari Yordania, Presiden Mesir Abdel Fateh Al Sisi, dan Raja Salman dari Arab Saudi.
Transkrip perbincangan telepon itu mengatakan "Presiden AS memastikan komitmennya terhadap memajukan perundingan perdamaian Israel dan Palestina, serta pentingnya mendukung perundingan itu".
Komentar
Berita Terkait
-
Hari Ini, Trump Umumkan Keputusan Yerusalem Jadi Ibu Kota Israel
-
Penyanyi Yahudi Selotip Dua Matanya agar Tak Lihat Perempuan
-
MA Setujui Kebijakan Trump Larang Warga 6 Negara Muslim Masuk AS
-
Twitter Inkonsisten Soal Alasan Tak Hapus Video Anti-Islam Trump
-
Ini Peringatan Liga Arab Jika AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli