Suara.com - Seorang pria di Cina membanting seekor anjing sebanyak tiga kali sampai akhirnya mati. Anjing berjenis Greyhound disiksa gara-gara kalah balapan.
Dalam sebuah video yang tersebar di media sosial di Cina, terlihat seorang pria yang mengayunkan anjingnya hingga tiga kali ke tanah hingga tubuh anjingnya hancur dan tak bernyawa. Tak hanya itu, dia juga mengatakan akan memakan daging anjing itu.
Video penyiksaan tersebut diunggah oleh Pear Video pada Kamis (6/12/17). Kemudian viral dan ditonton sebanyak lima juta kali.
Pemerintah Cina tidak memiliki undang-undang untuk melawan penyiksaan hewan. Itu sebabnya, pemilik anjing yang menyiksa piaraan tidak bisa dikenakan hukuman apapun.
Beberapa tahun terakhir, banyak perhatian tertuju pada anjing Greyhounds yang kerap diperjualbelikan hanya untuk digunakan dalam pertandingan balap. Mereka juga dibiarkan kekurangan gizi, tidak diberi makan dan minum yang cukup oleh pemiliknya.
Video penyiksaan anjing mengundang berbagai komentar dari netizen. Sebagian besar netizen mengecam.
Pemilik anjing itu berasal dari Xiong, Hebel. Dia menghabiskan banyak uang untuk membeli Greyhound. Anjing biasa dipakai untuk taruhan.
Jika memenangkan balapan, pemilik anjing akan mendapatkan hadiah berupa uang tunai hingga rumah. Namun, jika kalah, pemilik anjing menanggung kerugian yang besar. (Handita Fajaresta)
Tag
Berita Terkait
-
9 Fakta Unik tentang Iran, Acungkan Jempol sama Artinya dengan Jari Tengah
-
Anak SD Ini Punya Skill Cukur Rambut Luar Biasa, Hasilnya Sekelas Barbershop
-
15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
-
Sambel Belut Gelut, Hidangan Langka yang Jadi Ide Kuliner dan Berbuka Puasa
-
5 Ide Hampers Lebaran Unik 2026 yang Bikin Penerima Langsung Melongo
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi