Suara.com - Dewan Pimpinan Wilayah DKI Jakarta Partai Persatuan Pembangunan menyelenggarakan kegiatan pelatihan kader angkatan pertama untuk menghadapi pemilu 2019. Pelatihan ini diselenggarakan di kantor Ketua Umum PPP hasil muktamar Jakarta Djan Faridz, jalan Talang Nomor. 1 Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/12/2017).
Turut hadir dalam pelatihan kader ini adalah Ketua Umum PPP Djan Faridz, Ketua Dewan DPW PPP Jakarta Rendhika D Harsono serta para Ketua harian DPC, PAC dan Ranting se-DKI Jakarta.
Djan Faridz mengatakan pelatihan kader pemenangan pemilu 2019 ini bertujuan untuk menyatukan PPP secara keseluruhan. Pelatihan ini, kata Djan, juga sudah dilakukan di seluruh DPW PPP seluruh Indonesia.
"Seluruh Indonesia itu kita sudah mengadakan pertemuan semacam ini dalam rangka konsolidasi. Dan DKI memang agak terlambat karena ada masalah. Namun, sekarang sudah selesai dan sudah bersatu kembali," kata Djan.
Djan menambahkan kegiatan ini juga bertujuan agar seluruh kader PPP solid untuk melawan apa yang mereka sebut sebagai kezaliman Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.
Diketahui, hingga saat ini terjadi dualisme kepemimpinan dalam kepengurusan DPP PPP, yakni antara Djan Faridz dan Romahurmuziy. PPP kubu Djan Faridz pun beranggapan Menkumham tidak berlaku adil kepada partainya.
PPP kubu Djan mengaku kecewa dengan sikap Menkumham yang tak kunjung menerbitkan Keputusan untuk partainya. Padahal, partainya telah memenangkan putusan Makhmah Agung Nomor 504 tahun 2015 dan 601 tahun 2015.
"Kita terus terang melihat tindakan yang dilakukan oleh menkumham sekarang adalah tindakan yang memperpecah belah partai Islam dan juga tindakan memecah umat islam. Karena keputusan mahkamah agung yang sudah memenangkan muktamar Jakarta satupun tidak ada yang dihormatinya. Beliau melawan semua keputusan hukum yang berlaku di Indonesia," kata Djan.
Djan juga mengatakan setelah pelatihan kader pemenangan 2019 ini terlaksana, pihaknya akan segera mengirimkan surat protes laporan atas tindakan yang dilakukan oleh Yasonna.
Baca Juga: Mitsubishi Dalami Keluhan Konsumen di Medsos Soal Mesin Xpander
"Kita kirimkan surat protes sekaligus laporan kepada Kejaksaan Agung, Bareskrim Polri, KPK, Ombudsman mengenai tindakan Menkumham yang beritikad sangat buruk terhadap partai Islam dan umat Islam," kata Djan.
Sementara itu, Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Rendhika D Harsono mengungkapkan bahwa pelatihan ini dihadiri oleh perwakilan ketua, sekretaris, dan bendahara dari 5 DPC dan 44 PAC serta 267 anak ranting seDKI Jakarta.
"Awalnya kita hanya mempunyai ekpetasi 500 peserta. Dan berkumpul 650 peserta. Insyaallah acara demi dan menjadikan kita besar. Kita terus menjaga kehormatan partai agar besar di Tahun 2019," kata Rendhika.
Dia juga memastikan bahwa DPW PPP DKI Jakarta setia dengan kepimpinan PPP Djan Faridz. DPW DKI Jakarta katanya akan loyal dengan PPP pimpinan Djan Faridz.
"Kami juga menegaskan hadir disini untuk loyal dan setia dengan Djan Faridz dan juga untuk membesarkan PPP," ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Aktifitas Sentul City Disetop Pascabanjir, Pemkab Bogor Selidiki Izin dan Drainase
-
Anggota MRP Tolak PSN di Merauke: Dinilai Ancam Ruang Hidup dan Hak Masyarakat Adat
-
Kemensos dan BPS Lakukan Groundcheck 11 Juta PBI-JKN yang Dinonaktifkan, Target Tuntas Dua Bulan
-
Bupati Buol Akui Terima Rp 160 Juta dan Tiket Konser BLACKPINK, KPK Siap Usut Tuntas!
-
KPK Dalami Hubungan Jabatan Mulyono di 12 Perusahaan dengan Kasus Restitusi Pajak
-
Saksi Ahli Berbalik Arah! Mohamad Sobary Dukung Roy Suryo Cs dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi
-
Gus Yaqut Praperadilan: Ini Tiga Alasan di Balik Gugatan Status Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Kampung Nelayan Merah Putih Diubah Jadi 'Mesin Ekonomi' Baru, Ini Rencananya
-
Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Din Syamsuddin Diperiksa Selama 4 Jam
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi