Suara.com - Seorang remaja perempuan bernama Mashita Oktavia (17) dibacok pelaku misterius ketika sedang berada di tepi jalan depan gerbang Perumahan Alinda Kencana I, Bekasi Utara, Jawa Barat, Sabtu (9/12/2017) sekitar pukul 01.30 WIB.
Korban dibacok ketika sedang berada di atas motornya sambil memainkan telepon genggam. Ketika itu, korban hendak menunggu jemputan kakeknya bernama Sanusi (65) karena kendaraan korban mendadak rusak.
"Sementara saksi kakeknya ditelepon korban bilang motor rusak minta dijemput," kata Kapolres Bekasi Komisaris Besar Indarto kepada Suara.com, Minggu (10/12/2017).
Namun, saat Mashita sedang menunggu jemputan sang kakek. Tiba-tiba seorang pengendara motor menghampir dan langsung membacok korban secara membabi buta.
Dari keterangan Sanusi, saat menuju lokasi, cucunya sudah tergeletak tak bernyawa bersimbah darah.
"Korban menderita luka bacok pada bagian bawah leher sebelah kiri dan kanan, lambung sebelah kiri," ungkapnya.
Setelah dilakukan olah TKP, polisi hanya menemukan sepeda motor jenis Yamaha Mio yang dibawa korban. Sedangkan handphone milik korban hilang, diduga dibawa kabur oleh pelaku.
"Iya ponsel. Tapi motor nggak (hilang)," kata Indarto.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk secepatnya mengungkap kasus pembacokan tersebut.
Baca Juga: Pernikahan Berdarah, Kumang Tewas Dibacok karena Organ Tunggal
"Anggota sejak kejadian sampai sekarang masih di lapangan. Semoga segera dapat tertangkap," imbuh Indarto.
Dari hasil keterangan saksi, diduga pelaku pembacokan tersebut memiliki ciri-ciri tinggi badan sekitar 165 sentimenter, berkulit sawo matang dan menggunakan jaket berwarna biru dongker
"Sementara (pelaku pembacokan) tunggal," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan