Suara.com - Enam dari delapan tersangka kasus pembacokan terhadap Dhony Tri Prasetiyo (18) ditunjukkan ke publik, hari ini. Mereka dijejerkan di hadapan wartawan dalam konferensi pers yang berlangsung di Polres Jakarta Selatan.
"Dua lainnya masih dalam pengejaran," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Mardiaz Kusin Dwihananto.
AF, CA, IF, AN, AD, dan SJ tak lain anggota geng bernama Gabrux.
Dhoni anggota geng Belgia yang selama ini bermusuhan dengan Gabrux. Tibalah pada Minggu (10/12/2017), dini hari, geng Gabruk ramai-ramai bawa sepeda motor hendak menyerang geng Belgia di Jalan TB. Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Geng Gabrux yang hendak menyerang berjumlah 10 orang. Mereka meluncur ke lokasi pakai sepeda motor. Rombongan yang dipenuhi kemarahan ini melewati putaran Ranco, Jalan TB. Simatupang.
Melihat anggota geng Belgia, mereka segera turun dari sepeda motor. Tanpa ba bi bu, langsung menghajar Dhony pakai senjata tajam.
Dhoni tersungkur. Sabetan senjata tajam merobek lengan kanan dan kiri, perut, serta pinggul.
"Korban meninggal dunia pada saat dibawa ke RSUD Pasar Minggu," kata Kapolres.
Selain menangkap tersangka, polisi juga mengamankan dua sepeda motor dan celurit yang dipakai untuk menganiaya Dhoni.
"Pelaku yang menggunakan celurit masih dalam pengejaran," kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
-
Ulasan Novel Tanah Para Bandit: Ketika Hukum Tak Lagi Memihak Kebenaran
-
Suzuki Bandit Kalah Ganteng, Pesona Hero Hunk 150 XTEC Bikin Kesengsem
-
Kronologi Penangkapan Bandit Bercelurit di Kebon Jeruk, Berawal dari Modus Beli Kontrasepsi
-
Bandit Negara Dilarang Kenyang Dalam Program Makan Bergizi Gratis
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Bantu Korban Banjir Aceh, 94 SPPG Gerak Cepat Salurkan 282 Ribu Paket Makanan!
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Direktur Eksekutif CISA: Kapolri Konsisten Jaga Amanat Konstitusi sebagai Kekuatan Supremasi Sipil
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025