Suara.com - Anggota Polsek Tenggilis Mejoyo menangkap tersangka kasus pengeroyokan, MA dan AD, pada hari Minggu (10/12/2017), dinihari, di Jalan Tenggilis, Surabaya, Jawa Timur. Korban pengeroyokan yang dilakukan dua pelajar itu bernama Deby Kristiono, warga Tenggilis Permai A, nomor 1.
Kedua tersangka dibekuk di dua tempat yaitu Tenggilis Mulya dan Pondok Boro Kalirungkut.
Kronologis kejadiannya, sekitar pukul 02.00 WIB, Deby Kristiono mendorong gerobak dagangan nasi ke arah rumah.
“Tiba-tiba didatangi oleh sekitar lima orang dan langsung melakukan pengeroyokan terhadap dirinya dengan cara dipukul tangan kosong, menggunakan batu serta sejenis benda tajam yang mengenai punggung korban,” kata Kapolsek Tenggilis Mejoyo Komisaris Totok Sumaryanto, sebagaimana dirilis Humas Polrestabes Surabaya.
Setelah melukai Deby Kristiono, pelaku melarikan diri dengan menggunakan dua sepeda motor.
Korban mendapat pertolongan dari rekannya. Selanjutnya, mereka melapor ke anggota Polsek Tenggilis Mejoyo.
Opsnal Reskrim Tenggilis Mejoyo langsung melakukan dan melakukan oleh TKP.
Barang bukti yang diamankan di antaranya satu buah batu bata, satu buah batu paving, beberapa sandal yang diduga milik pelaku. Sementara barang bukti yang dapat disita dari korban yaitu satu baju warna hitam yang di bagian belakangnya robek karena benda tajam.
“Menurut pengakuan, pelaku tidak suka kalau ada orang yang menggunakan kaos atau baju dari ikatan Pencak Silat Kera Sakti. Sehingga dilakukan pengeroyokan bersama empat teman lainnya dengan menggunakan tangan kosong, batu bata, paving serta sejenis senjata tajam,” kata Totok.
Totok menambahkan saat ini tersangka lain yang belum tertangkap masih dalam pengejaran oleh Unit Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo Surabaya.
Tag
Berita Terkait
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
-
Ulasan Novel Tanah Para Bandit: Ketika Hukum Tak Lagi Memihak Kebenaran
-
Suzuki Bandit Kalah Ganteng, Pesona Hero Hunk 150 XTEC Bikin Kesengsem
-
Kronologi Penangkapan Bandit Bercelurit di Kebon Jeruk, Berawal dari Modus Beli Kontrasepsi
-
Bandit Negara Dilarang Kenyang Dalam Program Makan Bergizi Gratis
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Bantu Korban Banjir Aceh, 94 SPPG Gerak Cepat Salurkan 282 Ribu Paket Makanan!
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Direktur Eksekutif CISA: Kapolri Konsisten Jaga Amanat Konstitusi sebagai Kekuatan Supremasi Sipil
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025