Suara.com - Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie yakin Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto akan membawa perubahan yang baik untuk Partai berlambang pohon beringin.
Ical mengatakan figur Airlangga memiliki pengalaman yang cukup memimpin Partai Golkar. Sebab, sejak mahasiswa Airlangga aktif di dunia organisasi.
"Pidatonya lihat dong. Mantap-mantap. Beliau itu kan dari kecil, terus mahasiswa bergerak dalam bidang organisasi, persis seperti organisasi yang saya pimpin. Beliau PII (Persatuan Insinyur Indonesia). Saya Kadin, beliau juga Kadin. Saya Golkar sekarang beliau Golkar," kata Ical di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Senin (18/12/2017).
Ical berharap Airlangga dapat membawa Partai Golkar menjadi lebih baik dari sebelumnya.
"Jadi pengalamannya sudah banyak, di organisasi, mudah-mudahan beliau bisa pimpin nanti partai politik ini. Jadi saya kira Golkar akan lebih baik lagi ke depan dipimpin beliau," ujar Aburizal.
Perihal masa jabatan Airlangga, kata Aburizal, biar DPP yang memutuskan lewat rapat pleno. Menurut informasi yang dia dengar, jabatan Airlangga hanya sampai 2019, dalam artian menghabiskan sisa kepemimpinan Setya Novanto.
"Saya belum dengar (masa jabatan Airlangga). Saya ikuti keputusan rapat pleno semalam yang katakan tetap sampai 2019. Saya belum dengar pastinya. Saya cuma tunduk dan loyal pada keputusan tertinggi partai. Kalau keputusan tertinggi yang ada sekarang pleno, ya kita ikuti. Kalau diubah ada yang lebih tinggi lagi, Rapimnas. Kita ikuti. Kalau nanti lebih tinggi lagi Munaslub, kita ikuti," tambah dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
-
Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!
-
Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan
-
Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi
-
Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket
-
Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus
-
Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya