News / Metropolitan
Minggu, 31 Desember 2017 | 18:47 WIB
Pasangan nikah massal Pemprov DKI Jakarta. [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

Pasangan Andri dan Nurlaila

Andri (22), warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengatakan tidak punya uang untuk menggelar pernikahan. Sebab, keduanya belum memiliki pekerjaan tetap.

"Ingin nikah massal karena kalau nikah sendiri nggak ada biaya. Saya dapat informasi ini dari orang Kelurahan Tanjung Priok," kata Andri.

Andri sudah empat tahun mengenal kekasihnya Nurlaila (18). Ia mengaku grogi akan melangsungkan ijab qobul secara bersamaan.

Foto: Pasangan  Andri dan Nurlaila di pernikahan massal di malam Tahun Baru. [Suara.com/Dwi Bowo Rahadjo] 

Nurlaila mengaku senang dapat dinikahi pujaan hatinya.

"Bahagia bisa nikah, seneng," kata dia.

Saat ditanya apakah akan bulan madu ke luar kota, Andri mengaku tidak tahu. Ia lebih memilih fokus untuk mencari pekerjaan.

Baca Juga: Cerita Pasangan Nikah Massal di Malam Pergantian Tahun

Pasangan Piter dan Talia

Piter dan Talia sudah menikah siri sejak 2015 lalu. Mereka sudah dikaruniai seorang anak lelaki berusia 1,5 tahun. Kepada suara.com keduanya mengaku ingin diaku sebagai pasangan suami istri oleh negara, untuk itu ia ikut program ini.

"Senang banget. Sebelumnya sudah nikah, tapi belum dapat buku. Kita berdua satu kelurahan, cuma beda RT," ucap Piter.

Talia mengaku tidak grogi. Hal ini dikarenakan ia telah menikah sebelumnya.

Foto: Pasangan Piter dan Talia di nikah massal malam Tahun Baru. [Suara.com/Dwi Bowo Rahardjo]

"Nggak grogi, biasa saja. Ini datang sama keluarga," ucap warga Kramat Sentiong, Senen, Jakarta Pusat itu.

Nikah masal yang diselenggarakan Pemerintah Jakarta dalam rangka memeriahkan malam pergantian tahun.

Peserta yang ikut program ini tidak dipungut biaya, melainkan dapat mahar berupa Al Qur'an, perlengkapan alat salat, dan emas seberat satu gram, serta tabungan Rp200 ribu per pasangan dari Mandiri Syariah.

Pemerintah menyediakan baju pengantin, makanan untuk keluarga. Selain itu, di lokasi nikah massal terdapat pelaminan adat Betawi dengan sisi kiri dan kanan terdapat ondel-ondel.

Load More