Suara.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera mengatakan partainya belum tentu mengusung Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menjadi calon presiden RI 2019 mendatang.
Menurutnya, PKS yang nantinya berkoalisi dengan Partai Gerindra dan PAN, kemumgkinan akan mengusulkan calon presiden dari partainya masing-masing.
"Belum (milih Prabowo), kalau calon belum. Belum tentu, Gerindra bisa usulkan Prabowo, PKS bisa usul Sohibul Iman, PAN bisa usul Zulkifli Hasan," ujar Mardani di kawasan Pecenongan, Jakarta, Rabu (3/2/2017).
Mardani menuturkan, nantinya PKS, PAN dan Gerindra akan berembug perihal calon presiden yang nantinya diusung. PKS, melalui Majelis Syuro, akan mengumumkan siapa calon presiden yang akan diusung pada 13-16 Januari 2018.
"Kami menghargai apapun masukan usulan dari tiap partai di tiga partai itu. Kalau usulnya Prabowo ya kita terima, karena etikanya tiap partai punya wewenang dan hak mengusulkan. Kalau yang diusulkan dari Gerindra katakan Sandi (Wakil Gubernur Jakarta), ya kita terima," ucap Mardani.
Tak hanya itu, Mardani menuturkan PKS juga memiliki kader yang berpotensi untuk diusung di Pilpres 2019 seperti Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan sejumlah kader PKS yang menjabat menjadi kepala daerah.
"Belum tentu. Kita punya Kang Aher dua periode (Gubernur Jawa Barat), kita punya Irwan Prayitno, kita punya anak-anak muda yang jadi bupati dan walikota, kita punya anak-anak IPB, kita punya anak-anak UI yang jadi kader PKS yang jadi bupati dan walikota," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Identitas Masih Rahasia! Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan Ahli di Praperadilan Ijazah Palsu Jokowi
-
STA Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Mensos: Pahlawan Tak Harus Angkat Senjata
-
Korupsi Haji Meluas! Dito Ariotedjo Diperiksa Terkait Sprindik Baru Tersangka Pihak Swasta
-
Tangerang Kota Paling Rawan! Ini Peta Wilayah Kriminalitas di Jabodetabek Sepanjang 2026
-
Regulasi Sudah Ada, DPRD Minta Pemprov DKI Perkuat Infrastruktur Pengelolaan Sampah
-
Sidang Praperadilan, Roy Suryo Minta Hakim Nyatakan Penangkapan hingga Penggeledahan Tak Sah
-
Safari Politik Lampung Sepi Massa? Jokowi Dinilai Tak Lagi Mampu Mobilisasi Rakyat Tanpa Alat Negara
-
Pakar UMY Soroti Pengisian Jabatan BUMN: Loyalitas Politik Dinilai Kalahkan Meritokrasi
-
Papua Tengah Cetak Sejarah, Ekspor Perdana Hasil Perikanan Langsung dari Mimika Perkuat Ekonomi Biru
-
Terungkap! Sikka Punya 30 Pub tapi Mayoritas Bodong, Jadi Sarang Eksploitasi Perempuan?