Suara.com - Pengamat politik Indonesian Public Institute Jerry Massie menilai PDI Perjuangan kurang pantas koalisi dengan Gerindra di pilkada Sumatera Utara.
Sebab, Gerindra sudah membentuk sebuah poros di sejumlah daerah. Misalkan, di pilkada Jabar, PKS dan Gerindra telah terjadi perkawinan politik dengan mengusung Sudrajat - Muhammad Syaikhu.
"Akan lebih exited atau menarik jika duel politik Gerindra - PDIP tersaji di Sumut. Alasannya, akan ramai. Di Jatim PDIP mengusung Gus Ipul - Azwar Anas sedangkan Gerindra mengusung kalau bukan Moreno Suprapto atau Yenny Wahid. Kendati pada Desember lalu, Moreno sudah direstui Prabowo. Akan tetapi secara resmi jika sudah mendaftar di KPUD," tutur Jerry kepada Suara.com, Kamis (4/1/2018).
Menurut Jerry, baik Gerindra dan PDI Perjuangan ogah untuk afiliasi politik. Kecuali dengan partai lain, maka tidak ada masalah. Bisa jadi Gerindra mengikuti jejak Golkar dengan mengusung Edi Rahmayadi - Musa Rajekshah.
"PDIP masih dalam pilihan antara Djarot Hidayat - Maruarar Sirait atapun Djarot - Effendi Simbolon. Untuk final decision (keputusan akhir) tinggal menunggu keputusan partai," ujar dia.
Jerry menilai akan ada batu sandungan kalau keduanya disatukan. "Bagi saya agak sulit dan vakal tak akan terjadi PDIP-Gerindra bersatu," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
MK Tolak Gugatan Kubu Edy Rahmayadi, Bobby Nasution Resmi Menangkan Pilkada Sumut
-
Bobby Nasution jadi Pihak Terkait Gugatan Sengketa Pilkada Sumut, Anwar Usman Ogah Pimpin Sidang Putusan di MK, Kenapa?
-
Cek Fakta: Bobby Nasution Didiskualifikasi dari Pilkada Sumut
-
Tim Bobby Nasution Tuding Kubu Edy Rahmayadi Fitnah Soal Keterlibatan Pj Gubernur dalam Pilkada Sumut
-
Sebut Pilgub Sumut Rasa Pilpres, Pihak Edy-Hasan Tuding Ada Kecurangan 'Cawe-cawe'
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan