Bupati (nonaktif) Kutai Kartanegara Rita Widyasari usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (10/10).
Komisi Pemberantasan Korupsi menyita barang-barang mewah dalam kasus dugaan pencucian uang yang menjerat Bupati Kutai Kertanegara (nonaktif) Rita Widiasari dan Komisaris PT. Media Bangun Bersama Khairudin.
"KPK juga sita dua apartemen di Balikpapan, sejumlah dokumen, catatan transaksi keuangan atas gratifikasi dan paling penting perizinan lokasi perkebunan kelapa sawit dan proyek di Kukar," kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).
Barang yang disita terdiri dari mobil Toyota Vellfire, Ford Everest, Land Cruiser.
Penyidik juga menyita 40 tas bermerek. "Asli, sertifikatnya ada. Ada LV, Hermes, Gucci dan sejumlah tas lain sekitar 40-an tas."
"Penyidik sita uang pecahan 100 dollar sejumlah 10 ribu, kalau dirupiahkan setara Rp200 juta, dokumen, transaksi rekening koran, tas bermerek 40 buah, sepatu, jam tangan, perhiasan lain," kata Syarif.
Barang-barang tersebut ditemukan setelah penyidik menggeledah sembilan lokasi. Sembilan tempat yang diperiksa terdiri dari dua rumah pribadi Rita di Tenggarong, rumah anggota tim 11, dua rumah pribadi (pihak lain) di Samarinda, dan rumah teman Rita di Tenggarong.
Rita dan Khairudin sudah ditetapkan menjadi tersangka. Rita dan Khairudin diduga menyamarkan atau menyembunyikan uang yang didapatkan dari hasil suap dan gratifikasi. Mereka dijerat tiga perkara: suap, gratifikasi, dan TPPU.
"KPK juga sita dua apartemen di Balikpapan, sejumlah dokumen, catatan transaksi keuangan atas gratifikasi dan paling penting perizinan lokasi perkebunan kelapa sawit dan proyek di Kukar," kata Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (16/1/2018).
Barang yang disita terdiri dari mobil Toyota Vellfire, Ford Everest, Land Cruiser.
Penyidik juga menyita 40 tas bermerek. "Asli, sertifikatnya ada. Ada LV, Hermes, Gucci dan sejumlah tas lain sekitar 40-an tas."
"Penyidik sita uang pecahan 100 dollar sejumlah 10 ribu, kalau dirupiahkan setara Rp200 juta, dokumen, transaksi rekening koran, tas bermerek 40 buah, sepatu, jam tangan, perhiasan lain," kata Syarif.
Barang-barang tersebut ditemukan setelah penyidik menggeledah sembilan lokasi. Sembilan tempat yang diperiksa terdiri dari dua rumah pribadi Rita di Tenggarong, rumah anggota tim 11, dua rumah pribadi (pihak lain) di Samarinda, dan rumah teman Rita di Tenggarong.
Rita dan Khairudin sudah ditetapkan menjadi tersangka. Rita dan Khairudin diduga menyamarkan atau menyembunyikan uang yang didapatkan dari hasil suap dan gratifikasi. Mereka dijerat tiga perkara: suap, gratifikasi, dan TPPU.
Komentar
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China