Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera memperbaiki jembatan gantung yang kondisinya sudah memprihatinkan di perbatasan Jakarta Selatan dengan Depok, Jawa Barat atau tepatnya di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan. Wakil Gubernur Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno memprediksi, proses pengerjaannya akan memakan waktu paling lama tiga bulan.
"Tadi saya sudah sempet bicara sama Pak Anies, rencananya langsung dikerjakan dan akan memakan 2 sampai 3 bulan," ujar Sandiaga di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (22/1/2018).
Rencana renovasi jembatan tersebut, kata Sandiaga, sudah ada sejak kepemimpinan pemerintah sebelumnya. Tetapi, ia menyebut, hingga saat ini belum juga dieksekusi.
"Ini sudah tertunda-tunda bertahun-tahun. Jadi, Pak Anies cerita kemarin ada masyarakat yang waktu itu sudah dijanjikan sebelumnya terbangun, tapi belum sempat terbangun," kata dia.
Pada Minggu (21/1/2018) sore, Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan memeriksa langsung kondisi jembatan gantung yang melewati kali Ciliwung itu.
Ada dua jembatan gantung disana, yakni di RT 11 dan RW 12, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Kondisinya memang mengkhawatirkan.
Tanpa menyebut penyebab ketertundaan, Sandiaga mengatakan akan segera melakukan perbaikan.
"Kami gunakan kesempatan ini untuk tidak menyalahkan (pemerintah) yang lalu-lalu. Kami langsung eksekusi. Mudah-mudahan Pak Yusmada dari Kepala Dinas Bina Marga bisa langsung mengeksekusi," katanya.
Baca Juga: Warga Jadi Penolong di Tragedi Jembatan Roboh Bali
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Penyerangan Tentara Israel ke Global Flotilla dan Jurnalis Indonesia Dianggap Pelanggaran Hukum Laut
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara