Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kegiatan kunjungan kerja di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu.
Sandiaga tiba di Pulau Bidadari menggunakan hiace pukul 8.30 WIB. Ia melompat hiacenya menuju tepi pantai. Ia berenang dikawal sebanyak empat orang.
"Ini melihat kondisi air di pulau Bidadari ini, ternyata lumayan bersih buat latihan berenang. Persiapan festival Danau Sunter 25 Februari, nanti mau ikut festival Danau Sunter sama Bu Susi, jadi harus banyak latihan. Berat medannya di sini. Tapi fun banget. Buat warga Jakarta datanglah ke Kepulauan Seribu," ujarnya dihadapan wartawan, senin (29/1/2018).
Sandiaga sempat kecewa karena jarak renangnya yang pendek. "Wah ini kok deket banget yak," ujar Sandiaga usai berenang sekitar sepuluh menit.
Usai berenang, ia mengganti baju dengan seragam Dinas Harian warna cokelat.
Kemudian dipandu oleh pemandu wisata, Sandiaga mengelilingi Pulau Bidadari. Sepanjang perjalanan pemandu wisata menjelaskan sejarah dan mitos yang ada di Pulau Bidadari. Salah satunya soal cinta.
1. Ajak foto di pohon Cinta
Pemandu wisata menjelaskan kisah dua pohon yang kini menjadi satu pohon. Mitos mengatakan, siapa yang berfoto di dekat pohon itu akan mendapatkan jodoh. Sandiaga pun tersenyum dan mengajak Bupati Pulau Seribu Irmansyah dan SKPD yang ikut bersamanya untuk berfoto di dekat pohon jodoh.
"Ayo ayo foto," ajak Sandiaga.
2. Bergurau soal cinta
Sambil berjalan dan mendengar penjelasan pemandu wisata, Sandiaga dan Irmansyah bergurau soal Kepuasan Seribu yang memiliki objek berkaitan dengan cinta.
"Bisa dapat jodoh, ada Pantai Pasir Perawan (Pulau Pari), Pulau Tidung itu jembatan cinta ya yang saya loncat," canda dia.
"Ada satu lagi pak, ada pohon galau di Pulau Sebira," timpal pemandu wisata.
Baca Juga: Hadirkan Becak Listrik, Sandiaga akan Gandeng PLN
"Pohon andilau, antara dilema dan galau," coloteh Sandiaga.
3. Pulau Bidadari untuk foto pra nikah
Tiba di objek was dengan tulisan 'I (simbol cinta) U", Sandiaga mengomentari tulisan yang disebut sering dipakai untuk foto pra nikah atau pre wedding.
"Untuk memasarkan prewedding picture, prewed pre-wedding. Ini kalau ada PLN bisa kasih lampu ini pak. Biar kayak taman Mataram," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sandiaga Uno Mau Startup Muda RI Tembus Pasar Internasional
-
5 RT di Kepulauan Seribu Masih Terendam Banjir Rob Setinggi 20 Cm
-
Stabilkan Harga Jelang Nataru, Pemprov DKI Kirim 15 Ton Pangan ke Kepulauan Seribu
-
Pulau Macan: Keindahan Alam dan Legenda yang Menggugah Rindu
-
Update Banjir Rob Jakarta: 17 RT Kepulaun Seribu Terdampak, 6 RT di Jakarta Utara Kembali Terendam!
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!