Suara.com - Duet Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elistianto Dardak menjadi pilihan Titania Aurelie Hermansyah di pemilihan kepala daerah Jawa Timur tahun ini. Bukan hanya karena ayahnya, Anang Hermansyah, yang sudah memastikan mendukung, tetapi keinginan besar mendukung Khofifah juga datang dari diri sendiri.
Kehadiran Titania Aurelie Hermansyah yang biasa disapa Aurel ini bisa menjadi magnet tersendiri untuk mendulang suara generasi muda atau sebutan kerennya pemilih milenial di pemilihan gubernur dan wakil gubernur bagi pasangan Khofifah-Emil.
"Saya memilih mendukung Bu Khofifah selain karena ayah juga karena saya mengagumi beliau," kata Aurel saat ditemui di pos komando Relawan 889, semalam.
Aurel siap hadir saat kampanye yang dimulai pada tanggal 15 Februari 2018.
"Jika saya diminta hadir di setiap kampanye, saya juga siap," kata Aurel.
Dukungan anak pertama dari pasangan Anang Hermansyah dan Krisdayanti (mantan istri Anang) juga dibuktikan dengan keterlibatan dalam jingle yang akan segera dirilis dalam waktu dekat.
"Insyaallah saya juga akan terlibat dalam penggarapan jingle lagu untuk Bu Khofifah, tetapi masih menunggu ayah. Karena jingle masih dibikinkan," kata Aurel.
SBY dan AHY
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono dijadwalkan datang ke Jawa Timur dalam misi kampanye. Ini untuk menunjukkan keseriusan Partai Demokrat Jatim untuk memenangkan Khofifah-Emil.
Renncananya, SBY dan Ketua DPD PD Jatim Soekarwo akan selalu mendampingi Khofifah untuk menyasar daerah mataraman.
"Kita tahu Pak SBY dan Pakde Karwo adalah legenda di mataraman, sekitar Pacitan, Madiun dan Magetan. Untuk itu, kedua legenda akan menyasar daerah sana," kata Sekretaris DPD PD Jatim Renville Antonio.
Sedangkan untuk daerah Arek dan Madura, AHY akan berduet dengan Emil Dardak menyasar generasi millenial.
"Karena generasi milenial ada di daerah situ, maka duet AHY dan Emil akan dimaksimalkan," kata dia.
Kapan SBY dan AHY akan hadir di Jatim? Menurut Renville yang juga Sekretaris Tim Pemenangan Khofifah-Emil, akan dibahas lebih dulu di Jakarta.
"Saya dipanggil ke Jakarta pada tanggal 1 Februari. Disana saya akan membahas jadwal kedatangan atau kunjungan kampanye Pak SBY dan Mas AHY di Pilgub Jatim. Dan tanggal berapa dan di mana saja lokasinya masih akan dibicarakan," kata Renville.
Berita Terkait
-
Forkompinda Jatim Sowan Jokowi di Solo: Ada Apa?
-
Bertemu Malam Ini, Airlangga Siap Restui Khofifah Maju Pilkada Jatim Bareng Emil?
-
Curhat Pernah Dua Kali Keok di Pilgub Jatim, Khofifah: Allah Belum Ngasih Saat Itu
-
Gubernur Khofifah Kena Batunya, pernah Ungkit soal Pemecatan Prabowo dari TNI, Sekarang justru Dukung Penuh di Pilpres
-
Menuju Pilpres 2024, Khofifah Sebut Banyak Parpol Lobi Dirinya untuk Bakal Cawapres
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru