Suara.com - Pemimpin agung Iran Ali Khamenei mengatakan, Amerika Serikat telah memindahkan organisasi teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) ke Afghanistan.
Menurut kantor berita resmi Iran IRNA, berbicara di ibu kota Teheran, Khamenei mengklaim bahwa AS berada di balik serangan yang terjadi baru-baru ini di Afghanistan, di mana ratusan orang menjadi korban serangan tersebut.
ISIS yang kehilangan pengaruhnya di Suriah dan Irak, kini telah dipindahkan oleh AS ke Afghanistan.
"Dengan memindahkan ISIS ke Afghanistan, AS akan membuat pembenaran untuk keberadaannya di wilayah tersebut dan menjamin keamanan Israel," ungkap dia.
Khamenei mengatakan, organisasi teroris yang didukung oleh AS tersebut menargetkan semua kalangan baik Islam Syiah maupun Sunni tanpa membedakan.
Pemerintah Washington berusaha membuat negara-negara kawasan itu saling menjatuhkan satu sama lain untuk melupakan permasalahan Israel.
Dalam sebulan terakhir, 282 warga sipil terbunuh dan lebih dari 500 orang terluka dalam berbagai serangan Taliban dan ISIS di Afghanistan.
Baca Juga: Mahrez Kecele, Sudah Minta Dijual Malah Urung Dibeli Man City
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?