Suara.com - Anggota senior militer AS peringatkan militan ISIS untuk menyerah. Jika tidak, pasukan AS dan sekutunya akan memukuli dengan sekop atau menjatuhkan bom kepada mereka.
Peringatan ini disampaikan Komandan Sersan Mayor John Troxell dalam postingan di Twitter-nya, Selasa (9/1/2018), menyambung dari postingan dia yang serupa di Facebook, pekan sebelumnya.
Troxell mengatakan, jika militan ISIS tidak mau menyerahkan diri, maka pihak AS menerapkan 'prasangka ekstrem' kepada mereka.
"Jika mereka menyerah, kami akan melindungi mereka ke fasilitas sel tahanan, memberi makan, sebuah gubuk, dan proses hukum," tulis Troxell di Facebook.
"Namun, jika mereka memilih tidak menyerah, maka kami akan membunuh mereka dengan prasangka ekstrem, apakah itu melalui bantuan pasukan keamanan, dengan menjatuhkan bom, ditembak di wajah, atau memukul sampai mati dengan sekop," dia menambahkan.
Dalam postingan tersebut, Troxell menampilkan foto seorang tentara AS yang tengah memegang sekop kecil.
Postingan Troxell dengan cepat menarik banyak komentar. Kebanyakan warganet mendukung peringatan Troxell untuk militan ISIS ini.
"Dan itulah kenapa Anda adalah orang yang tepat pada pekerjaan dan waktu yang tepat," tulis netizen bernama David Bardwell dalam kolom komentar postingan Troxell.
Baca Juga: Ini Harga Tiket Indonesia Masters 2018
Peringatan yang disampaikan Troxell muncul di tengah menguatnya retorika penghancuran ISIS yang dikemukakan Presiden AS Donald Trump dan Menteri Pertahanan AS James Mattis.
Berita Terkait
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Mauricio Pochettino Sesumbar ke Trump: AS Akan Juara Piala Dunia 2026
-
Project Freedom Trump Dikecam Iran, Disebut Hanya Bikin Timur Tengah Meledak
-
Iran: Kroco Donald Trump Serang Kapal Sipil di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"