Suara.com - Kata-kata merupakan salah satu senjata Anies Rasyid Baswedan dalam bekerja memimpin Jakarta. Dia meminta janganlah meremehkan kekuatan kata-kata.
"Jangan pernah meremehkan kekuatan kata-kata. Jangan pernah meremehkan orang-orang yang pernah bekerja dengan kata-kata," ujar Anies, hari ini.
Anies mengatakannya ketika pidato sambutan di acara launching Pelayanan Terintegrasi Dokumen Kependudukan dengan Pelayanan Kelahiran dan Kepersertaan BPJS di RSIA Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat.
Anies menilai sekarang-sekarang ini banyak orang yang hanya fokus pada kerja, tetapi meremehkan kekuatan kata-kata.
Untuk menunjukkan bahwa kata-kata punya kekuatan, Anies menyontohkan awal mula pembangunan RSIA Budi Kemuliaan. Rumah sakit yang kini berusia 106 tahun. Pembangunannya terinspirasi dari sebuah karya tulis pada 1 September 1912.
"Kita sering melanggar, (menganggap) kata-kata nggak penting. Hari ini kita sering menganggap yang penting kerja. ini bukti bahwa bahwa Budi Kemuliaan hadir karena kekuatan kata-kata,” kata Anies.
Anies kemudian menyontohkan buku berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang. Buku ini berisi kumpulan surat yang ditulis R. A. Kartini untuk kawan-kawannya di Eropa.
"Ada tiga level, gagasan, narasi, kerja. Harus ada gagasnya, harus ada kata-katanya, narasinya. Jangan katakan kerja tanpa narasi. Tempat ini (Budi Kemuliaan) contoh konkret dari gagasan jadi kata-kata dan diterjemahkan dalam karya," kata dia.
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PB PI Jaksel Bangun Ekosistem Padel Lewat Unity Cup 2026
-
Viral Karpet Biru dan Baliho Sambut Kedatangan Prabowo di Kalteng, Berapa Biayanya?
-
Dari Prompt hingga Strategi Bisnis, Buku Baru Dr. Dini Fronitasari Sasar Pelaku UMKM
-
Harga Tiket Masuk Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Bisa Tembus Mekkah
-
Kelemahan Mesin Rotary yang Dihilangkan Mazda di Generasi Terbaru
-
Film Animasi Indonesia Ajisaka Menuju Pasar Global, Sony Pictures hingga Netflix Mulai Melirik
-
Bukan Sekadar Isu Elite, Botok Pati Sebut Korupsi Sebagai Perusak Masa Depan Bangsa
-
Igor Tolic Punya 8 Hari untuk Selamatkan Persib dari Badai Cedera Jelang ACL II
-
Drama 4 Babak Wamen Dahnil vs Anak Mario Teguh Soal Plat Vespa, Berujung Laporan Polisi
-
Sejarah Goa Safarwadi Tasikmalaya yang Mitosnya Tembus ke Mekkah Dalam 1,5 Jam