Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto mengklaim Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disambut baik oleh generasi muda untuk menjadi Calon Presiden pada Pilpres 2019 mendatang.
"Apa kalian nggak pernah melihat Demokrat? Gambar AHY ada di mana mana. Baliho AHY ada di mana-mana, dan kita ketahui bahwa ini juga menyambut keinginan masyarakat kawula muda seperti panjenengan (kalian) semuanya," kata Agus di DPR, Jakarta, Jumat (2/2/2018).
"Dan juga kader-kader dari Partai Demokrat, banyak yang menginginkan AHY menjadi leader nasional. Apakah leader itu dalam hal ini Presiden atau Wapres, tetapi (yang jelas) banyak yang menginginkan seperti itu," Agus menambahkan.
Agus mengklaim AHY tak pernah berhenti mendekatkan diri ke publik, dan pendekatannya selalu diterima masyarakat luas. Ini ditunjukkan oleh hasil survei yang menunjukkan tingkat elektabilitas AHY meningkat.
Agus Hermanto juga mengklaim tren pemimpin muda sedang menjadi fenomena di berbagai negara di dunia. Kata dia, kemunculan AHY ke dunia politik juga merupakan bagian dari tren itu.
"Seperti saya ini tentunya harus atret (mundur), karena yang muda jauh lebih energik. Lebih mempunyai pemikiran dan juga hal-hal yang lebih ke depan. Tetapi tidak semua pemuda seperti itu. Tentunya untuk itu kita mengunggulkan," tutur Agus.
Sebab itu, Demokrat sangat mengunggulkan AHY sebagai calon pemimpin baru di Indonesia. Terlebih karena dia lahir dari pendidikan militer yang memiliki ketegasan.
"Ketegasan, tentunya tegas bukan berarti galak, ya. Mempunyai ketegasan tetapi juga mempunyai visi ke depan, mempunyai ilmu pengetahuan bagaimana dari mulai sekolah TK, SD, SMP, SMA sampai di Akabri bahkan kuliah pun, semuanya diperoleh dengan bintang pelajar," ujar Agus.
"Nah, itulah keinginan-keinginan kita seluruhnya, dan keinginan terbesar dari fraksi atau keinginan dari Partai Demokrat. Sehingga kan sudah dilihat, kan sudah ada balihonya," tambah Agus.
Baca Juga: LSI: Muhaimin dan AHY Bisa Naikkan Elektabilitas Partai
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret