Suara.com - Bakal calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut dukungan dari Partai Golkar dipastikan tetap solid menyusul adanya kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan Ketua DPD Partai Golkar Jatim sekaligus Bupati Jombang Nyono Suharli.
"Harus dibedakan antara person dengan institusi. Saya rasa teman-teman akan melihat bagaimana secara institusional dan personel. Secara personel bahwa kasus hukum dan itu wilayah hukum, tapi secara institusi mereka tetap menjadi bagian satu kesatuan mendukung dan memenangkan Khofifah-Emil," katanya dalam acara Peringatan Hari Lahir Ke-72 Muslimat Nahdlatul Ulama di area Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri, Minggu.
Ia juga mengatakan, terus koordinasi dengan jajaran pengurus DPD Partai Golkar Jatim, dan mereka tetap memberikan dukungan optimal sesuai dengan komitmen awal yang telah dibangun.
KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Bupati Jombang sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Jatim Nyono Suharli, Sabtu (3/2). Kini, KPK telah menetapkan status tersangka pada yang bersangkutan, atas dugaan menerima sejumlah uang suap terkait perizinan penempatan jabatan di Pemkab Jombang.
Dirinya dengan pasangannya, Emil Dardak serta seluruh tim juga terus melakukan maksimalisasi penyapaan pada seluruh warga di Jatim. Salah satunya yang dilakukan saat kegiatan Harlah Muslimat NU di Kabupaten Kediri ini. Selain ada kegiatan harlah, juga terdapat beragam kegiatan silaturahmi lainnya dengan warga di Kabupaten Kediri.
"Ini bagian dari perluasan penyapaan kami. Mas Emil pekan lalu juga sudah di sini (Kabupaten Kediri), dan saya kebetulan punya jadwal di sini, dan Mas Emil di Trenggalek. Relawan juga terus bergerak, mudah-mudahan ini menjadi bagian maksimalisasi penyapaan," tuturnya, menjelaskan.
Dalam kegiatan tersebut, Khofifah mengikuti acara jalan sehat di area Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri. Ia bahkan ikut jalan sehat dengan warga lainnya yang kebetulan juga ikut acara tersebut. Acara tambah tambah ramai, sebab setiap hari Minggu di Di SLG, selalu menjadi lokasi kegiatan "Car free day".
Khofifah mengenakan baju santai dengan kaus serta celana panjang. Setelah kegiatan jalan sehat itu selesai, peserta berkumpul di lapangan SLG. Panitia menyediakan beragam hadiah untuk para peserta jalan sehat. Hadiah itu diberikan dengan cara diundi.
Setelah kegiatan jalan sehat dan pembagian hadiah selesai, kegiatan dilanjutkan dengan peringatan harlah. Para peserta yang mayoritas ibu-ibu Muslimat NU juga sangat antusias. Ada ribuan peserta dari barbagai kecamatan ikut acara itu.
Walaupun cuaca sangat terik, tidak menyurutkan semangat para ibu-ibu itu ikut acara harlah hingga selesai. Khofifah Indar Parawansa juga menjadi penceramah dalam acara tersebut. Ia berharap, tetap menjaga silaturahmi dengan semua umat Muslim dan tetap menjaga keutuhan bangsa.
Khofifah Indar Parawansa akan ikut Pilkada Jatim dengan pasangannya Emil Dardak, yang merupakan Bupati Trenggalek. Pasangan ini akan berhadapan dengan bakal calon Gebernur Jatim Saifullah Yusuf yang menggandeng Puti Guntur Soekarnoputri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari
-
Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan
-
Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan
-
Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos
-
Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban
-
Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis