Suara.com - PT Pharos akhirnya buka suara atas temuan BPOM yang menyebut Viostin DS mengandung babi. Disampaikan Director of Corporate Communication PT Pharos Indonesia, Ida Nurtika, pihaknya membantah bahwa produk farmasi Viostin DS mengandung babi.
Ida mengatakan, temuan BPOM yang menyebut Viostin DS mengandung babi diyakini hanya tercermar karena mereka menggunakan bahan baku Chondroitin Sulfate yang berasal dari sapi. Bahkan dia menegaskan, produk Chondroitin Sulfate yang diimpor Spanyol itu sudah mengantongi sertifikasi halal dari Halal Certification Service (HCS) yang juga diakui MUI.
"Tidak benar kami memproduksi Viostin DS mengandung babi. Karena bertahun-tahun produsen Chondroitin DS dari Spanyol itu berasal dari sapi, bukan babi," kata Ida saat temu media di Jakarta, Selasa (6/2/2018).
Dia menambahkan, sejak diproduksi 10 tahun yang lalu, PT Pharos tidak pernah memproduksi produk farmasi mengandung babi. Oleh karena itu Ida bersikeras hasil temuan BPOM atas kandungan babi pada produk Viostin DS berasal dari bahan baku Chondroitin Sulfate pada bet tertentu yang tercemar babi.
"Kami yakin bahan pembuatan obat Viostin DS tidak mengandung babi tapi ada pencemaran di situ," tegasnya.
Meski kelalaian mereka kadung meresehkan masyarakat, PT Pharos menolak untuk menuntut produsen Chodroitin Sulfate dari Spanyol. Ia hanya menyesalkan mengapa bahan baku Chondroitin Sulfate bisa terpapar senyawa dari babi.
"Kami kecewa karena dirugikan," tambah dia.
Ida mengatakan langkah sementara yang ditempuh PT Pharos adalah menarik seluruh produk Viostin DS hingga tiga bulan kedepan secara bertahap. PT Pharos juga mau mengganti kerugian apabila ada konsumen yang ingin mengembalikan produk Viostin DS ini.
"Silahkan kembalikan produk Viostin DS yang dimiliki konsumen ke outlet atau apotek, nanti akan kami ganti sejumlah uang. Konsumen yang merasa dirugikan bisa menghubungi layanan pelanggan Pharos Indonesia di 0811666973 atau 085776252272," tandas Ida.
Baca Juga: Nekat! Banjir Jakarta, Tenda Pecel Lele Ini Tetap Buka dan Jualan
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah
-
Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas