Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan batal menuju Padang, Sumatera Barat ke acara Hari Pers Nasional, Jumat (9/2/2018). Sebab cuaca di Jakarta tengah buruk dan banjir.
"Sebenarnya saya berangkat kemarin. Saya jadwalnya ada di Padang, berangkat kemarin kemudian ikut peringatan hari pers, tapi kemudian Jakarta ada musibah banjir," ujar Anies di Jalan Raya Kalibata, Jakarta Timur, Jumat (9/2/2018).
Selain Anies, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik DKI Jakarta Dian Ekowati juga batal menuju Padang. Seluruh pejabat DKI, kata Anies, siaga di Jakarta.
"Begitu juga Bu Dian yang harusnya berangkat juga, jadi tidak berangkat. Seluruh tim kami di Jakarta," kata Anies.
Meski tidak dapat merayakan puncak HPN, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyampaikan ucapan selamat kepada insan peras yang sudah ikut menjaga proses demokrasi.
"Saya berharap agar pilar keempat demokrasi ini bisa terus menjaga independensi, bisa terus menjunjung tinggi objektivitas, memberikan informasi yang mencerahkan, mencerdaskan dan membawa kehidupan bernegara kita menjadi lebih baik," jelas Anies.
"Teman-teman yang sekarang berada di dunia pers, dunia jurnalistik, Anda meneruskan tradisi perjuangan. Dan selamat hari pers nasional," kata Anies.
Berita Terkait
-
Anies Terdiam saat Ditanya Mau Menggusur Rumah Bantaran Ciliwung
-
Masuk ke Rumah Wati yang Keluhkan Bau, Anies Kasih Uang
-
Anies Jumatan di Masjid yang Kebanjiran, Kiai: Saya Gak Ngundang
-
Situs Dewan Pers Diretas Bersamaan dengan Hari Pers Nasional 2018
-
Anies Baswedan Salat Jumat di Masjid Kalibata yang Diterpa Banjir
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri