Suara.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akan menjalin komunikasi politik dengan partai politik lain sesering mungkin. Hal tersebut menyusul adanya sinyal Prabowo yang akan maju di Pemilihan Presiden 2019.
"Saya kira komunikasi dengan partai lain saya upayakan dengan beberapa arti lebih intensif. Namanya politik harus komunikasi," ujar Prabowo di kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta, Sabtu (10/2/2018).
Prabowo merasa ada dukungan dari partainya untuk maju di Pilpres 2019.
"Yang saya tangkap harapan partai memang seperti itu, sekali lagi yah saya pikirkan adalah demi kepentingan bangsa dan negara," kata dia.
Prabowo Subianto pun tak menolak maju menjadi calon presiden 2019 jika mendapat dukungan rakyat dan dukungan Partai Gerindra. Ia menambahkan yang terpenting bukan jabatan melainkan pengabdian kepada rakyat yang mendukungnya.
"Kalau rakyat meminta, kalau partai menugaskan, kalau ada dukungan yang benar, bukan rekayasa, kalau polling bisa kami pesan, asal bayar," ucap Prabowo Subianto.
"Kita harus legowo, kalau kita (saya) dibutuhkan, kalau rakyat meminta kita diberikan kesehatan kemampuan. Kita nggak boleh mengingkari harapan rakyat tapi bukan jabatan yang penting, tapi pengabdian (kepada rakyat)," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sempat Dikira Kain Popok, Begini Cerita Fatmawati Saat Pertama Kali Terima Bahan Bendera Pusaka
-
Mensos Gus Ipul: Digitalisasi Bansos Signifikan Tekan Kesalahan Data
-
Kemensos Rehabilitasi 7 PMI Korban TPPO di Turki
-
WN China Tersangka Kasus Tambang Emas Kabur, Ditangkap Imigrasi di Entikong
-
Soroti Kematian Bocah SD di NTT, Hasto PDIP: Bangunlah Jiwanya, Tapi Anak Tak Bisa Beli Pena
-
Gus Ipul Ajak Para Kades Tindaklanjuti Arahan Presiden Kawal Data Kemiskinan
-
Wajah Ridwan Kamil Dicopot dari Underpass Depok, Ikon 'Jabar Juara' Akan Diganti Tokoh Lokal?
-
Kapolda Aceh ke Anggota: Jadilah Lilin, Walau Hancur Tetap Menerangi Sekitar
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Boni Hargens: Ide Polri di Bawah Kementerian Melemahkan Presiden