Suara.com - Tak ada salahnya menghabiskan uang untuk perempuan yang menjadih kekasih, asalnya duit itu berasal dari kantong sendiri, bukan milik orang lain apalagi meminjam dari rentenir.
Itulah yang hendak diajarkan seorang ibu di Vietnam kepada anak laki-lakinya. Pasalnya, putranya yang baru berusia 15 tahun itu nekat meminjam uang kepada rentenir hanya untuk merayakan ulang tahun sang kekasih.
Setelah mengetahui perilaku sang anak, seperti dilansir China Press, Selasa (13/2/2018), si ibu naik pitam. Ia memukuli sang anak memakai rotan sembari memarahinya.
Kisah itu sebenarnya terjadi pada Kamis (8/2) pekan lalu. Tapi, baru pekan ini terungkap ke publik.
Anak laki-laki itu disebut meminjam uang 2 juta Dong atau setara Rp1,5 juta kepada rentenir, agar bisa merayakan hari ultah pacarnya secara spesial.
Setelah meminjam uang, barulah si anak melaporkan hal tersebut kepada sang ibu. Perempuan yang tak disebut namanya itu kaget, karena tak bisa membayar utang tersebut berikut bunganya.
Saking kesalnya, sang ibu memukuli anaknya memakai rotan sembari menumpahkan amarah. Aksi si ibu ternyata direkam video amatir dan menjadi viral di media sosial.
"Anak laki-laki itu sangat salah. Apakah dia tak melihat sang ibu bekerja keras agar tetap ada makanan di meja mereka," tutur seorang warganet membela sang ibu.
Sementara warganet lainnya menilai, pihak yang patut disalahkan adalah rentenir karena mau meminjamkan uang kepada bocah yang belum memunyai pekerjaan.
Baca Juga: Terlalu Kasar Saat Pakai Handuk, Stretch Mark Bisa Semakin Parah
"Rentenir yang meminjamkan uang kepada anak itulah yang salah. Apa yang ada dalam pikiran mereka saat meminjamkan uang berjumlah besar pada bocah usia 15 tahun," cecar warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT