Suara.com - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, melakukan kegiatan yasinan, dzikir, dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di lapangan kantor kecamatan setiap usai Maghrib berjamaah. Mereka memohon diturunkan hujan.
Kegiatan yang sudah berlangsung selama tiga malam, Jumat malam itu diikuti oleh tokoh agama dan juga masyarakat setempat.
Imam salat adalah Waled Mesjid Alue Bungkoh Tengku Marjuki Abati dan Tengku Abun Buni dari Paya Bakong yang memimpin doa dan Zikir yang diikuti sekitar 500 warga.
Tjuan dari kegiatan dimaksud adalah, memohon kepada Allah SWT supaya segera diturunkan hujan, karena keadaan kemarau sudah lama didaerah tersebut, sehingga kondisi persawahan yang kekeringan bisa terjadinya gagal panen. Begitu juga dengan ketersedian air kebutuhan penduduk untuk berbagai keperluan juga semakin menipis.
Sementara itu, pada kesempatan tersebut, Camat Pirak Timu Ismohar juga menyampaikan, bahwa dengan adanya kegiatan doa dan zikir bersama yang kan oleh warga tersebut dapat terkabul dan hujan dapat segera turun agar areal sawah tidak lagi mengalami kekeringan, ungkapnya.
Setelah kegiatan berdoa dan zikir, lalu dilanjutkan dengan shalawat yang dipimpin oleh Tengku Sulaiman, serta pada pukul 20.30 WIB, dilaksanakan shalat Isya berjamaah dengan imam Tengku Marzuki (Abati) yang ditutup dengan doa khataman Al Quran dan doa penutup. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
2 Hujan Meteor Akhir Juli 2026 Hiasi Langit Indonesia! Ini Jadwalnya
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota
-
Ulasan Toko yang Buka di Kala Hujan: Novel Bestseller di Koreayang Mengajarkan Arti Kebahagiaan
-
Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim