Suara.com - Warga Kecamatan Pirak Timu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, melakukan kegiatan yasinan, dzikir, dan doa bersama selama tujuh malam berturut-turut di lapangan kantor kecamatan setiap usai Maghrib berjamaah. Mereka memohon diturunkan hujan.
Kegiatan yang sudah berlangsung selama tiga malam, Jumat malam itu diikuti oleh tokoh agama dan juga masyarakat setempat.
Imam salat adalah Waled Mesjid Alue Bungkoh Tengku Marjuki Abati dan Tengku Abun Buni dari Paya Bakong yang memimpin doa dan Zikir yang diikuti sekitar 500 warga.
Tjuan dari kegiatan dimaksud adalah, memohon kepada Allah SWT supaya segera diturunkan hujan, karena keadaan kemarau sudah lama didaerah tersebut, sehingga kondisi persawahan yang kekeringan bisa terjadinya gagal panen. Begitu juga dengan ketersedian air kebutuhan penduduk untuk berbagai keperluan juga semakin menipis.
Sementara itu, pada kesempatan tersebut, Camat Pirak Timu Ismohar juga menyampaikan, bahwa dengan adanya kegiatan doa dan zikir bersama yang kan oleh warga tersebut dapat terkabul dan hujan dapat segera turun agar areal sawah tidak lagi mengalami kekeringan, ungkapnya.
Setelah kegiatan berdoa dan zikir, lalu dilanjutkan dengan shalawat yang dipimpin oleh Tengku Sulaiman, serta pada pukul 20.30 WIB, dilaksanakan shalat Isya berjamaah dengan imam Tengku Marzuki (Abati) yang ditutup dengan doa khataman Al Quran dan doa penutup. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Cerita dari Alun-Alun Jember: Menemukan Ruang Ternyaman di Tengah Hujan
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Ekstrem di Jabodetabek Hingga 17 April
-
BMKG: Jabodetabek Berpotensi Diterpa Hujan Kilat dan Angin Kencang Hingga Sore
-
Erika Carlina Sewa Pawang Hujan di Acara Tedak Siten Putranya: Yang Penting Lancar
-
Membaca Lirik Sedia Aku Sebelum Hujan: Ada Makna Spiritual di Balik Hits Idgitaf yang Viral?
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Gudang Ponsel Ilegal di Sidoarjo, Satu Truk Barang Bukti Disita
-
Sasar Pelanggan Kategori 2A, PAM Jaya Distribusikan Puluhan Toren untuk Ibu-ibu di Koja
-
Terisak Merasa Dikambinghitamkan, Ibam: Niat Bantu Nadiem Malah Dikriminalisasi 22 Tahun
-
Analis Masih Yakin Amerika Kalah Perang dengan Iran Meski dengan Bom
-
Terima Telepon PM Albanese, Prabowo Bahas Ekspor Pupuk Urea ke Australia
-
Warga Ciduk Pengguna Sabu Mondar-mandir saat Cari Ikan Sapu-sapu, Sempat Disuruh Tiduran di Got
-
LPG 12 Kg Melejit Rp228 Ribu, Pemprov DKI Perketat Pengawasan 'Eksodus' ke Gas Melon
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Pakar: Penegakan Hukum Jadi Kunci Tekan Rokok Ilegal
-
Rosan Roeslani Lapor ke Prabowo: Investasi Kuartal I 2026 Tembus Rp498,79 Triliun