- Kebocoran bahan baku semen di PT Mortar Nasional Indonesia, Kabupaten Bogor, berdampak pada 24 kepala keluarga, Kamis pagi.
- Material semen yang menyerupai hujan abu tersebut mengotori permukiman warga di Kampung Jampang Batas, Desa Jampang, Kecamatan Kemang.
- Petugas pemadam kebakaran membersihkan lokasi, sementara pihak perusahaan berkomitmen bertanggung jawab penuh serta akan mengadakan pertemuan warga.
Suara.com - Puluhan rumah warga di Kampung Jampang Batas RT 001/RW 001, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, terdampak kebocoran bahan baku semen dari sebuah perusahaan pada Kamis pagi. Material yang beterbangan bahkan disebut warga menyerupai “hujan abu” karena menyelimuti permukiman.
Kapolsek Kemang AKP Yulita Heriyanti mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB dan berdampak pada sedikitnya 24 kepala keluarga (KK).
“Kejadian sekitar pukul 09.30 WIB. Sekitar 24 KK, rumahnya menjadi kotor akibat bahan baku semen tersebut,” kata Yulita di Bogor.
Ia menjelaskan, insiden diduga berasal dari kebocoran bahan baku semen di PT Mortar Nasional Indonesia yang berada di wilayah tersebut. Setelah menerima laporan, polisi bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi guna melakukan penanganan awal dan meminta keterangan dari pihak perusahaan.
Petugas pemadam kebakaran juga diterjunkan untuk membantu membersihkan sisa material semen yang menempel di rumah-rumah warga. Pembersihan dilakukan dengan menyiram area terdampak menggunakan air.
“Untuk saat ini di lokasi sudah berangsur kondusif. Tidak ada korban luka atau jiwa. Pihak dari perusahaan siap bertanggung jawab,” ujarnya.
Pemerintah Desa Jampang turut turun tangan menyusul laporan masyarakat terkait material semen yang menyebar ke lingkungan permukiman. Kepala Desa Jampang Wawan Hermawan mengatakan aparat desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung melakukan pengecekan di lapangan.
“Kami minta segera dilakukan tindakan pembersihan dan saat ini sudah dilakukan melalui damkar,” kata Wawan.
Ia meminta perusahaan melakukan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Selain itu, perusahaan juga didorong memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak.
Baca Juga: Persija Bidik Akhir Manis di JIS, Ardhi Tjahjoko Tegaskan Wajib Menang Lawan Semen Padang
Menurut Wawan, ketua RT setempat kini masih mendata jumlah warga terdampak akibat insiden tersebut.
“Menurut laporan perusahaan, mereka bertanggung jawab penuh. Besok rencana kami akan ada pertemuan dengan manajemen terkait musibah ini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa menegaskan pihaknya hanya membantu proses pembersihan di lokasi dan tidak menangani langsung sumber kebocoran.
“Damkar tidak menangani langsung, hanya bantu membersihkan,” kata Yudi.
Berita Terkait
-
Persija Bidik Akhir Manis di JIS, Ardhi Tjahjoko Tegaskan Wajib Menang Lawan Semen Padang
-
Bogor-Depok Darurat Tramadol, KPAI: Masa Depan Anak-anak Terancam
-
Haram Remehkan Tim Degradasi, Persija Jakarta Bidik Kemenangan Manis di Laga Pamungkas Super League
-
SIG Gandeng BRIN Kembangkan Semen Hijau, Bidik Pasar Material Ramah Lingkungan
-
Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan