News / Metropolitan
Kamis, 21 Mei 2026 | 16:18 WIB
Warga menunjukkan kondisi permukiman yang dipenuhi debu bahan baku semen akibat kebocoran di sebuah perusahaan di Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/5/2026). ANTARA/HO-Polsek Kemang
Baca 10 detik
  • Kebocoran bahan baku semen di PT Mortar Nasional Indonesia, Kabupaten Bogor, berdampak pada 24 kepala keluarga, Kamis pagi.
  • Material semen yang menyerupai hujan abu tersebut mengotori permukiman warga di Kampung Jampang Batas, Desa Jampang, Kecamatan Kemang.
  • Petugas pemadam kebakaran membersihkan lokasi, sementara pihak perusahaan berkomitmen bertanggung jawab penuh serta akan mengadakan pertemuan warga.

Suara.com - Puluhan rumah warga di Kampung Jampang Batas RT 001/RW 001, Desa Jampang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, terdampak kebocoran bahan baku semen dari sebuah perusahaan pada Kamis pagi. Material yang beterbangan bahkan disebut warga menyerupai “hujan abu” karena menyelimuti permukiman.

Kapolsek Kemang AKP Yulita Heriyanti mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB dan berdampak pada sedikitnya 24 kepala keluarga (KK).

“Kejadian sekitar pukul 09.30 WIB. Sekitar 24 KK, rumahnya menjadi kotor akibat bahan baku semen tersebut,” kata Yulita di Bogor.

Ia menjelaskan, insiden diduga berasal dari kebocoran bahan baku semen di PT Mortar Nasional Indonesia yang berada di wilayah tersebut. Setelah menerima laporan, polisi bersama unsur terkait langsung mendatangi lokasi guna melakukan penanganan awal dan meminta keterangan dari pihak perusahaan.

Petugas pemadam kebakaran juga diterjunkan untuk membantu membersihkan sisa material semen yang menempel di rumah-rumah warga. Pembersihan dilakukan dengan menyiram area terdampak menggunakan air.

“Untuk saat ini di lokasi sudah berangsur kondusif. Tidak ada korban luka atau jiwa. Pihak dari perusahaan siap bertanggung jawab,” ujarnya.

Pemerintah Desa Jampang turut turun tangan menyusul laporan masyarakat terkait material semen yang menyebar ke lingkungan permukiman. Kepala Desa Jampang Wawan Hermawan mengatakan aparat desa bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung melakukan pengecekan di lapangan.

“Kami minta segera dilakukan tindakan pembersihan dan saat ini sudah dilakukan melalui damkar,” kata Wawan.

Ia meminta perusahaan melakukan langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. Selain itu, perusahaan juga didorong memberikan kompensasi kepada warga yang terdampak.

Baca Juga: Persija Bidik Akhir Manis di JIS, Ardhi Tjahjoko Tegaskan Wajib Menang Lawan Semen Padang

Menurut Wawan, ketua RT setempat kini masih mendata jumlah warga terdampak akibat insiden tersebut.

“Menurut laporan perusahaan, mereka bertanggung jawab penuh. Besok rencana kami akan ada pertemuan dengan manajemen terkait musibah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa menegaskan pihaknya hanya membantu proses pembersihan di lokasi dan tidak menangani langsung sumber kebocoran.

“Damkar tidak menangani langsung, hanya bantu membersihkan,” kata Yudi.

Load More