Suara.com - Aparat Polres Bogor meringkus lima pelaku pelemparan batu terhadap rombongan calon petahana Wali Kota Bogor Bima Arya di Tol Jagorawi arah Jakarta pada Kilometer 29, Desa Sanja, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
Peristiwa pelemparan batu itu dilakukan saat rombongan jamaah umroh yang menumpang bus berplat nomor F 7950 AA itu hendak menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (17/2/2018)
"Pelaku ditangkap karena diduga melakukan pelemparan batu tersebut," kata Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Bogor Ajun Komisaris Ita Puspitalena saat dikonfirmasi, Minggu (18/2/2018).
Dari hasil pemeriksaan, kata Ita, lima pelaku yang ditangkap merupakan Simpatisan Suporter Bola Viking Persib Korwil Bogor Utara. Para pelaku, kata Ita, awalnya memang ingin melakukan penghadangan terhadap rombongan suporter The Jakmania yang hendak menonton pertandingan final Piala Presiden antara Persija melawan Bali United, di stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
"Para pelaku mengira bus dengan Nomor Polisi F 7950 AA merupakan Supporter Persija, Karena Rombongan Umroh Bima Arya menggunakan Syal Berwarna Orange yang persis seperti syal Jakmania," kata Ita.
Lima pelaku yang ditangkap terkait pelemparan batu bus rombongan umroh Bima Arya yakni AE (26), AO (25), SA (25), ESF (23) dan YS (29). "Mereka ditangkap di beberapa lokasi yang berbeda," katanya.
Terkait penangkapan tersebut, polisi juga telah menetapkan lima supoter Viking sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 170 KUHP tentang Tindak Pidana Melakukan Kekerasan Terhadap Orang atau Barang Secara Bersama-sama di Muka Umum.
"Diancam dengan pidana penjara paling lama 5 tahun 6 bulan," pungkas Ita.
Berita Terkait
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Maba UI Lempar Pertanyaan Menohok ke Bima Arya: Pilih Pendidikan atau Makan Bergizi Gratis?
-
Wamendagri Dorong Legislator Daerah Jadi Motor Pembangunan Berkeadilan Ekologis
-
Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?