Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengaku telah melaporkan biaya perjalanan kunjungan dinasnya ke Jepang kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.
Sandiaga menuturkan kunjungan ke negeri Sakura tersebut merupakan undangan dari Pemerintah Jepang.
"Kunjungan saya ini diundang oleh pemerintah Jepang. Jadi saya juga baru tahu, bahwa saya hari ini harus melaporkan ke KPK karena dibayarin tiketnya, hotelnya," ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Senin (26/2/2018).
Sandiaga melakukan kunjungan ke Jepang mulai 19 Februari hingga tanggal 24 Februari 2018.
Tak hanya itu, Sandiaga menjelaskan dirinya telah melaporkan biaya perjalanan dinas yang dibiayai Pemerintah Jepang di antaranya biaya tiket pesawat pulang pergi Jakarta-Jepang, biaya penginapan di hotel dan biaya perjalanan selama di Tokyo.
"Kalau tadi simple saja tiket dibayarin oleh Jepang, hotel, Shinkansen dari Tokyo ke Nagoya. Itu dibayari jadi mesti dilaporkan," kata dia.
Sandiaga juga menyebut dirinya mendapat uang makan dari pemerintah Jepang, yang uang tersebut juga telah dilaporkan ke KPK.
"Sama ternyata juga dikasih uang makan juga. Jadi itu juga dilaporkan," tandasnya
Baca Juga: Anies Dilaporkan ke Polisi, Sandiaga Membela DKI Berpihak ke PKL
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita
-
Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733
-
DPR Ragukan Status Pesantren Predator Seks di Pati: Itu Hanya Kedok!
-
Erupsi Gunung Dukono: 3 Pendaki Masih Hilang, Tim SAR Berpacu dengan Waktu
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik