Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan sejumlah komunitas penyandang disabilitas akan meninjau fasilitas umum ibu kota.
Anies ingin tahu fasilitas umum yang sudah dibangun Pemprov DKI selama ini apakah sudah ramah terhadap warga yang menyandang disabilitas atau belum.
"Besok kami ada kegiatan dengan (komunitas) disabilitas, khusus untuk mengecek fasilitas publik di Jakarta apakah sudah ramah pada warga difabel (atau belum). Karena kenyataannya kita tahu belum ramah bagi warga difabel," ujar Anies seusai menghadiri acara di Gedung RJA DPR-RI Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (9/3/2018).
Peninjauan akan dilakukan, Sabtu (10/3/2018) besok. Dimulai dari kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat.
Menurut Anies, Pemerintah DKI belum bisa menyediakan fasilitas umum yang ramah terhadap disabilitas saat ini. Saat ditanya presentase fasilitas publik yang sudah ramah di Jakarta, Anies bahkan tidak tahu.
"Jangan kita di Pemprov merasa lebih tahu, justru kita harus mendengar dan mengajak teman disabilitas untuk menunjukkan apa saja yang jadi kendala," kata Anies.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menegaskan, fasilitas umum di Jakarta harus ramah bagi penyandang disabilitas dan semua orang.
"Kebutuhan khusus itu berfariasi, termasuk lansia dan bagi ibu-ibu yang mengandung, sehingga ada fasilitas yang memadai bagi mereka," kata dia.
Lebih jauh, Anies mengatakan instruksi gubernur tentang fasilitas publik yang ramah terhadap penyandang disabilitas saat ini tengah disusun.
Baca Juga: KPU Dikecam Diskriminatif Terhadap Warga Penyandang Disabilitas
"Nanti kalau intruksinya selesi saya akan sosialisasikan," katanya.
Berita Terkait
-
Kasus Anies Tutup Jatibaru, Kadishub Utus Anak Buah ke Polisi
-
Kasus Anies Tutup Jalan, 2 Pejabat Dishub Diperiksa Polisi Besok
-
Anies: Solusi Tanah Abang Bukan Sekadar 'Oh Buka Oh Tutup'
-
Anies Akan Rombak Pejabat DKI Era Ahok Setelah 15 April
-
Sandiaga: Kepulauan Seribu Bisa Jadi Berkah atau Musibah Jakarta
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan