Suara.com - Seorang lelaki asal Cina tega menjual anak bungsunya yang masih berusia 15 bulan. Oleh ayahnya, bayi bernama Zheng-Zheng tersebut dijual ke sebuah keluarga dengan harga 37 ribu yuan atau setara Rp80 juta.
Dijelaskan oleh kepolisian setempat, lelaki tersebut mengaku tega menjual bayi tersebut karena kewalahan harus mengurus dua anak dan ibunya yang sedang sakit Uremia. Ia juga mengaku kecewa terhadap dirinya sendiri karena tidak bisa mencari uang.
Ia diketahui sempat bekerja di Shanghai, namun harus kembali ke kampung halamannya di Tengzhou untuk merawat keluarganya.
Karena kondisi tersebut, ia akhirnya rela menjual anak bungunya lewat sebuah situs online. Tawaran tersebut menarik sebuah keluarga yang sangat mengharapkan anak lelaki.
Oleh ayahnya, Zheng dibawa ke keluarga barunya yang tinggal Jinan. Kota tersebut berjarak 124 mil dari Tengzhou.
Untungnya, sang kakek yang bernama Qian menyadari hal tersebut. Qian menyadari hilangya Zheng saat kembali ke Tengzhou untuk merayakan Imlek.
Setelah didesak, ayah kandung bayi tersebut mau mengaku. Dengan cepat, pihak kepolisian dapat melacak Xheng dan mengembalikannya ke keluarga asli.
Ayah dari bayi tersebut dan tiga anggota dari keluarga Liu, saat ini dalam status menunggu persidangan karena dicurigai melakukan perdagangan anak.
Perdagangan anak menjadi masalah sosial utama di Cina, negara berpenduduk terbanya di dunia. Hal ini disebabkan oleh berbagai alasan, seperti anggapan bahwa anak lelaki lebih membawa keberuntungan. [Dailymail]
Baca Juga: Menkominfo Bantah Dituduh Bantu Intelijen Cina Bocorkan Data
Berita Terkait
-
Nekat! Siswi Ini Duduk Membelakangi Pengemudi Motor Kerjakan PR
-
Di Cina, Wanita Usia 20an Masih Lajang Disebut 'Sisa', Kok Bisa?
-
Umumkan di Medsos, Blogger Cantik Tawarkan Seks Gratis
-
Khawatir Bisa Bocor, Apple Tetap Buka Pusat Data iCloud di Cina
-
Sembilan Frase Ini Disensor di Cina Termasuk Winnie the Pooh
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Pasar Mobil Bensin China Merosot 40 Persen pada Agustus 2026
-
Erupsi Anak Krakatau Berdampak Terhadap Konektivitas dan Distribusi di Aceh
-
Sekolah Ditutup karena Kabut Asap, Pekerja Malaysia Protes: Kami Bernapas Pakai Insang?
-
Tragedi Serangan 9/11 WTC Jadi Sajian Teori Konspirasi di Kalangan Gen Z, Bagaimana Bisa?
-
4 Airy Sunscreen Lokal yang Ringan seperti Udara untuk Kulit Gampang Berkeringat
-
Polisi Tangkap Pelaku Penculikan di Aceh, Amankan Senpi dan 13 Butir Peluru
-
ICP Agustus 2026 Naik Jadi 89,43 Dolar AS per Barel Akibat Eskalasi Geopolitik
-
BGN Klaim Banyak Sekolah Kirim Surat Minta MBG, Akan Diinvestigasi Sebelum Dikabulkan
-
Menembus Asap Malam Karhutla Kubu Raya, Wapres Gibran Ingatkan Warga: Pakai Masker Ya
-
Manchester United Pesta Gol, Kobbie Mainoo Diprediksi Jadi Pemain Terbaik Dunia