Suara.com - Ormas FPI berjanji tidak akan balik menyerang pihak yang menyakiti secara fisik tokoh agama. Janji itu disampaikan saat bertemu dengan Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, Selasa (20/3/2018).
Juru Bicara FPI Slamet Ma'arif mengatakan ormasnya bersepakat agar tak langsung bertindak sendiri apabila menemukan kasus penyerangan terhadap ulama. FPI akan serahkan penanganan hukum itu ke polisi.
"Tadi kita sepakat harus nahan diri dan banyak tabayyun semua bersama memerangi hoax," kata Idham di Polda Metro Jaya, Selasa (20/3/2018).
Aksi kekerasan terhadap ulama terjadi di daerah penyangga Jakarta seperti yang dialami ustaz Abdul Rahman di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat, Minggu (11/3/2018) pagi.
Ustad Abdul diserang menggunakan senjata tajam saat berada di Masjid Darul Muttaqin oleh perempuan berjilbab berinisial SM (39) yang diduga memiliki gangguan jiwa.
Polres Kota Depok juga hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif penusukan yang dilakukan SM.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Di Balik Viral Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung: Tradisi Adat atau Simbol Politik?
-
Potongan Jadi 8 Persen Mulai Besok, Koalisi Ojol Nasional: Janji Prabowo-Dasco Terbukti
-
MUI Usul RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti, Tapi Dibahas Dulu
-
TKD Anjlok 59 Persen, Jakarta Tak Bisa Lagi Bergantung pada APBD demi Kejar Status Kota Global
-
Sempat Tertahan di Papua, Bobby Nasution Pastikan Kontingen Pesparawi Sumut Pulang Besok
-
PDIP Surati Nanik S Deyang Minta Data Nama-nama Kader yang Terlibat MBG
-
BNN Catat 50 Orang Meninggal Tiap Hari Akibat Narkoba, Rehabilitasi Harus Jadi Prioritas
-
Buru Bupati dan Sekda Kuansing, KPK Telusuri Dugaan Kebocoran Informasi
-
Dittipideksus Bareskrim Sita 18,1 Ton Sianida Ilegal, Dua Tersangka Ditetapkan
-
Kasus Eltras Jadi Evaluasi, Polda NTT Sisir Seluruh Tempat Hiburan Malam