Suara.com - Mujiono, warga Dusun Karangtengah Desa Pulosari Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengalami nasib sial.
Dia terpaksa berurusan dengan aparat penegak hukum, lantaran menyetorkan uang mainan ke Bank BCA Jalan Pangeran Diponegoro.
Kabid Humas Polda Jatim Komisaris Besar Frans Barung Mangera mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (19/3)awal pekan ini sekitar pukul 10.00 WIB.
”Seorang debitor benama Mujiono, medatangi Kantor Bank BCA Jalan Pangeran Dipongoro, akan melakukan pelunasan kredit yang macet sejak 2015,” kata Frans, Kamis (22/3/2018).
Mujiono, kata dia, mendatangi kantor BCA membawa satu kardus yang diklaim berisi uang tunai Rp4,5 miliar.
Namun, ketika dua pegawai BCA, yakni Agus Subekti dan Sri Endah Yuliawati, membuka kardus tersebut, di dalamnya hanya tedapat uang mainan.
"Dari kejadian itu, pihak bank akhirnya melaporkannya ke Bank Indonesia dan Polres Tulungagung. Mendapat laporan itu, anggota kepolisian langsung menindaklanjuti dengan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP)," jelasnya.
Menurut pengakuan Mujiono, ia telah menjadi korban penipuan oleh seorang pembeli tanah.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Bekuk Pembobol Rekening Pejabat Bawaslu
”Ada orang bernama Ali yang mau membeli tanah dan rumah saya di kampung. Harapannya, uang itu untuk melunasi kredit di BCA. Ternyata, dia memberikan saya uang mainan,” tuturnya.
Kekinian, aparat kepolisian tengah memburu lelaki bernama Ali, yang diklaim Mujiono telah menipu dirinya dalam jual-beli rumah dan lahan. [Ali Achmad]
Berita Terkait
-
Video Diduga Siswi SMA Telanjang di Ruang Karaoke Bikin Geger
-
Jadi Cabub Tulungagung, Margiono Janji Non Aktif dari Ketum PWI
-
Rem Blong, Bus Pariwisata Tabrak 4 Mobil di Tulungagung
-
Syakila Kaget saat Temui Pacarnya yang Pasang Foto Keren di FB
-
Penagih Utang Rampas Motor, Ibu Terpaksa Jalan Kaki Gendong Bayi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan