Suara.com - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar mengajak masyarakat Kabupaten Jayapura menyalurkan hak pilih sesuai hati dan nuraninya di Pilkada Gubernur Papua pada 27 Juni 2018 mendatang. Dalam momen pemungutan suara itu, kata Boy, masyarakat diberikan kesempatan untuk menggunakan hak politiknya menentukan siapa yang nantinya terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur di periode berikutnya.
"Masyarakat harus memilih sesuai dengan hati nurani, sesuai dengan pendapatnya masing-masing," kata Boy di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (24/3/2018).
Boy menegaskan pihak kepolisian melakukan tugas pengamanan dalam skala besar sehingga membutuhkan keterlibatan dari semua pihak.
"Kami membutuhkan keterlibatan kepala suku, ondofolo, dan tokoh-tokoh masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan agar pesta demokrasi yang akan dilaksanakan nanti dapat berjalan lancar, aman, damai dan demokratis," ucapnya.
Dalam kesempatan itu Boy juga mengingatkan masyarakat agar menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara. Pasalnya, Indonesia adalah bangsa yang beragam budaya, suku bangsa, ragam dgama, golongan dan ras yang perlu dirawat bersama.
"Semua ini tidak lepas dari kebesaran Tuhan kepada kita semuanya, mempersatukan kita semuanya. Namun latar belakang apapun, di mata Tuhan kita semua memiliki hak yang sama," pungkasnya. (Lidya Salmah)
Berita Terkait
-
Review Film Suffragette, Mengisahkan Perjuangan Hak Pilih Perempuan
-
MK Tolak Gugatan Pilgub Papua, Begini Reaksi Golkar
-
Sebut Mari-Yo Unggul di PSU Pilgub Papua, Sekjen Demokrat: Kami Bersyukur Atas Kemenangan Ini
-
Profil Mathius-Aryoko, Cagub-Cawagub Menang Telak Hitung Cepat PSU Pilgub Papua 2025 versi Exit Poll
-
Hitung Cepat PSU Pilgub Papua 2025: Mariyo Unggul Telak di Exit Poll, Sinyal Kemenangan?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat