Suara.com - Nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masuk menjadi satu dari tiga kandidat, yang digodok Partai Gerindra untuk menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Ketua Umum Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.
"Mas Anies adalah salah satu bakal cawapres yang akan dibicarakan Gerindra dengan partai-partai koalisi," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Andre Rosiade, Selasa (27/3/2018).
Sebelumnya, anggota Dewan Penasehat Partai Gerindra Muhamad Syafii mengatakan, terdapat tiga nama yang paling potensial menjadi bakal cawapres Prabowo.
Tiga nama itu merupakan hasil seleksi tim dari sebelumnya berjumlah 15 kandidat bakal cawapres.
Selain Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu, nama mantan Presiden PKS Anies Matta juga termasuk dalam tiga kandidat potensial.
"Anies Baswedan bisa, Anies Matta bisa. Anies saja sudah ada dua. Anies Matta dan Anies Baswedan," tutur Syafii.
Tapi sementara ini, Gerindra fokus pada pencalonan Prabowo sebagai capres. Gerindra sendiri akan mendeklarasikan Prabowo sebagai bakal capres pada April nanti.
“Setelahnya, tiga nama kandidat potensial bakal cawapres itu akan diserahkan kepada Prabowo. Kami serahkan kepadanya, apa pun keputusannya,” tandasnya.
Baca Juga: KPK Jadikan Kesaksian Setnov untuk Usut Uang e-KTP di Golkar
Berita Terkait
-
Polisi Siap Dalami Kesalahan Anies di Tanah Abang Versi Ombudsman
-
Anies: Jangan Sampai Proyek Pembangunan Tak Dirasakan Keluarga
-
Polda Metro Minta Anies Respons 4 Temuan Ombudsman soal Jatibaru
-
Tidak Sreg soal Nama Taman Tugu Monas, Sandiaga Bikin Sayembara
-
11 April, Gerindra Deklarasikan Prabowo sebagai Calon Presiden
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto