Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan menegaskan, bakal mengerahkan tim untuk memastikan seluruh unit usaha PT Grand Ancol Hotel di bawah bendera “Alexis” di Jalan RE Martadinata, sudah tutup selamanya.
Penutupan Alexis itu dilakukan setelah Anies mencabut Tanda Daftar Usaha Pariwisata PT Grand Ancol Hotel, pada 22 Maret 2018.
"Untuk memastikan, siang ini kami akan mengirimkan tim untuk melakukan penutupan secara resmi atas nama Pemprov," ujar Anies di kantor Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jakarta, Cawang, Kamis (29/3/2018).
Anies menuturkan, tim yang akan dikirimkan yakni dari Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jakarta. Pasalnya kata Anies, Satpol PP merupakan aparat penegak aturan.
"Dari petugas penegaknya, penegak aturan adalah Satpol. Jadi kita kan kirim nanti," kata dia.
Anies juga sudah mendapat laporan, tak ada kegiatan di gedung Alexis tersebut pada hari pertama berlakunya pencabutan izin tersebut, yakni Rabu (28/3).
"Sampai Rabu malam, saya dapat laporan, tidak ada kegiatan apa pun di sana,” terangnya.
Untuk diketahui, penutupan seluruh unit usaha Alexis itu menyusul pencabutan Tanda Daftar Usaha Pariwisata milik PT Grand Ancol Hotel.
Anies meneken surat pencabutan TDUP perusahaan itu pada 22 Maret 2018. Pencabutan itu dilakukan karena unit usaha Alexis terbukti melakukan praktik prostitusi dan perdagangan perempuan.
Baca Juga: Pekan Depan, Sandy Tumiwa Tinggal di Rumah Tessa Kaunang
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Hari Lansia Nasional 2026: Pemerintah Hadirkan Layanan Gratis untuk Lansia
-
GMS Pusat Sesalkan Pembubaran Paksa Ibadah di Bantul, Jemaat Anak-anak Ikut Terdampak
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Pringsewu Cari Lahan Sekolah Rakyat
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
-
MK Tegaskan Kuota 30 Persen Perempuan Wajib! Parpol Melanggar Siap-siap Digugurkan dari Pemilu
-
Tiap Dapur SPPG Wajib Layani Minimal 300 Ibu dan Balita, Melanggar? Insentif Rp6 Juta Melayang!
-
Dari Video Viral ke Laporan Polisi: Mengapa Konflik GRIB Jaya dan Ahmad Bahar Terus Membesar?
-
Polemik TNI Keluar Barak Buru Begal: Solusi Keamanan Darurat atau Benturan Tupoksi Militer?
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan