Suara.com - Mantan Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif yang akrab disapa Buya Ahmad Syafii meminta semua pihak agar pernyataan Ketum Gerindra Prabowo tentang bubarnya Indonesia pada 2030 beberapa waktu lalu, dianggap sekadar hiburan.
"Anggap hiburan sajalah. Ya hiburan berdasarkan fiksi. Novel Gosht Fleet" ujarnya usai menghadiri Diversity Award 2018 di Wisma Antara, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (29/3/2018).
Meski demikian, kata Ahmad Syafii, pernyataan Prabowo ada sisi baiknya, yaitu bisa dianggap sebagai peringatan. "Sebagai peringatan boleh ya, supaya indonesia jangan sampai gagal," tegasnya.
Sebelumnya Prabowo menyampaikan tentang prediksi mengenai hilangnya IndonesiA pada 2030. Hal tersebut didasarkannya dari cerita fiksi karangan orang asing.
Prabowo juga sempat mengatakan jika Indonesia jangan terlalu lugu akan ancaman pihak luar terhadap kedaulatan Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura