Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memimpin Rapat Kerja Badan Kerjasama Pembangunan (BKSP) wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cianjur (Jabodetabekjur) di Balai Kota Jakarta, Selasa (3/4/2018). Anies sebagai Ketua BKSP Jabodetabekjur membahas berbagai permasalahan dan sejumlah program kerja strategis bersama kepala daerah masing-masing wilayah.
“BKSP Jabodetabekjur telah melakukan kajian dan pencarian solusi program pembangunan yang menjadi prioritas utama, karena menyangkut kepentingan bersama. Berdasarkan permasalahan mendasar dari sembilan Kabupaten/Kota anggota BKSP Jabodetabekjur, telah dibahas lima permasalahan mendasar yang dihadapi bersama, yaitu Banjir, Kemacetan, Penyediaan Air Bersih, Persampahan dan Ketahanan Pangan,” kata Anies.
Dia menuturkan, sejumlah permasalahan atau kebutuhan mendasar yang dihadapi tiap wilayah harus dicari solusinya bersama-sama. Diantaranya normalisasi daerah aliran sungai untuk menangani banjir, peningkatan jalan lintas batas untuk menangani kemacetan, dan pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) untuk menangani sampah.
Kemudian pembangunan waduk untuk penyediaan air bersih, tiket terusan yang terpadu untuk pembenahan transportasi, dan pembangunan sistem distribusi pangan untuk ketahanan pangan.
"Seperti kemacetan. Di Jabodetabek ada 66 titik yang dampaknya dirasakan minimal 5 juta pengguna jalan raya, 13 jam perhari, mulai jam 06.00 pagi sampai 19.00 malam. Akibat kemacetan itu pertahun kerugiannya senilai Rp5 triliun sampai Rp7 triliun," ujar dia.
Dia menambahkan, khusus untuk masalah sampah, Jakarta adalah Kota yang paling banyak memproduksi sampah. Dan permasalahan ini harus dapat dipecahkan secara lebih baik.
"Terkait sampah, Jakarta cukup produktif dalam menghadilkan sampah. Kalau diakumulasikan 180-2100 ribu ton sampah perbulan yang dihasilkan dan ini punya dampak yang besar," kata dia.
Oleh karena itu, rapat kerja ini sekaligus untuk menyusun penguatan dan peran kelembagaan BKSP Jabodetabekjur. Sekretariat BKSP Jabodetabekjur sebagai motor penggerak memegang peranan penting dalam mewujudkan komunikasi efektif antar Pemerintah Daerah.
Perlu diketahui, Yurisdiksi BKSP Jabodetabekjur meliputi wilayah tiga Provinsi, yaitu Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten dan 9 Kabupaten/Kota, yaitu Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang di Provinsi Banten, Kota dan Kabupaten Bekasi, Kota dan Kabupaten Bogor, Kota Depok dan Kabupaten Cianjur.
Berita Terkait
-
Juara Baru Bersinar di Final MilkLife Soccer Challenge Jakarta dan Solo
-
Pelajar SMP Tewas Akibat Tawuran di Jaktim, Empat Remaja Jadi Tersangka
-
Bali United vs Persija, Dony Tri Pamungkas Masih Bawa Duka
-
Lawan Pinjol dan Rentenir, JRMK Himpun Tabungan Warga Hingga Rp780 Juta
-
Dony Tri Pamungkas Optimis Persija Jakarta Curi Poin Penuh di Markas Bali United
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto