Suara.com - Unit Koordinasi dan Supervisi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan koordinasi penangan perkara korupsi dengan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Rabu (4/4/2018) di Kepri. Dalam Korsup penindakan tersebut, KPK dengan Polda Kepri membahas penaganan perkara korupsi dari tahun 2010 hingga tahun 2018.
"Kami bahas bersama, agar jika ada kendala, dapat dibantu melalui fungsi Korsup," kata juru bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan.
Febri mengatakan dalam rangka Koraup penindakan ini, Tim KPK diterima Kapolda Kepri Inspektur Jenderal Polisi Didid Widjanardi dan ditindaklanjuti dengan pertemuan bersama seluruh jajaran Direktorat Kriminal Khsus dan Kepolisian Resor Kepri.
Sekitar 70 perkara dibahas dalam Korsup ini sebagian besar penanganan perkara lancar. Namun ada kendala terhadap lima perkara yang sedang ditangani.
"Salah satu perkara yg dibahas adalah dugaan TPK penerbitan sertifikat Hak Guna Bangunan atas nama PT. KPJ (Karimun Pinang Jaya) di Kantor BPN Batam," katanya.
Febri mengatakan Tim Korsup Penindakan KPK telah membantu fasilitasi beberapa ahli dan melakukan gelar supervisi terpadu. KPK pun menapresiasi jajaran Polda Kepri yang dinilai sering dan intens bekerjasama dengan KPK melalui fungsi Koordinasi dan Supervisi ini.
"Prinsip dasarnya, KPK menjalankan tugas yang diberikan UU sebagai trigger mechanism bagi penegakan hukum, khususnya penanganan ksus korupsi yang dtangani Polri atau Kejaksaan," tutup Febri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!