Suara.com - Ratna Sarumpaet membeberkan nama staf Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang membantu mengembalikan mobilnya yang sempat diderek pada Selasa (3/4/2018). Siapa nama staf Anies yang dia hubungi?
"John, John namanya (Staf Anies)," ujar Ratna saat dihubungi, Kamis (5/4/2018).
Meski demikian, Ratna menuturkan staf Anies bernama John itu tak menekan Dishub untuk mengembalikan mobilnya.
Dirinya hanya menyampaikan tak akan mengambil mobil tersebut lantaran tak merasa bersalah melanggar aturan Perda.
"Lagi pula stafnya pak Anies itu nggak menekan Dishub. Dia kan tanya ke saya apa yang saya bisa bantukan? Terus saya bilang nggak ada. Sampaikan saja sama mereka, saya nggak akan ambil itu mobil. Biar saja di situ sampai kapan pun. Saya tahu saya nggak salah, cuma itu doang," kata dia.
"Karena saya juga minta sama stafnya Pak Anies dua-duanya harus dipulangin ke rumahnya masing-masing. Orang nggak salah itu semua mata begitu banyak sekali kok yang jadi saksi," sambungnya.
Ratna pun menuturkan mobilnya telah dikembalikan petugas Dishub pada Selasa pukul 11.00 WIB. Ia pun menegaskan tak mengintervensi staf Anies, namun staf Anies hanya menyampaikan kepada Dishub.
"Hari itu juga (dipulangin) pukul 11.00, kejadiannya kan pukul 09.00. Saya memang ngomong sama stafnya Pak Anies, saya nggak mau ngurus itu. Saya nggak merasa bersalah. Jadi terserah mau diapain mobilnya mau diapakan saja. Jadi nggak ada itu si staf (John) pak Anies juga nggak melakukan apa-apa, dia enggak intervensi dia hanya menyampaikan pesan saya kepada Dishub," ucap Ratna.
Lebih lanjut, Ratna mengaku tak membayar biaya denda usai mobilnya dikembalikan Dishub.
Baca Juga: Anies Bantah Ditelepon Ratna Sarumpaet
"Nggak, nggak (bayar denda), dianterin pakai mobil itu juga, mobilnya. Dan dua duanya yang diderek itu dianterin," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
KPK Cecar Legal Lippo Cikarang Soal Pembelian Rumah Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara
-
Donald Trump Ngamuk-ngamuk ke Benjamin Netanyahu Usai Israel Serang Iran ke Daerah Ini
-
KPK Sebut Bos Maktour dan Eks Dirjen Haji Berpotensi Jadi Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Populasi Dunia Tembus 8,2 Miliar, Studi Sebut Bumi Sudah Kelebihan Beban
-
Panas! Iran Tolak Gencatan Senjata Perang
-
BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal
-
China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran
-
Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai
-
Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi
-
Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan