Suara.com - Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Puan Maharani memastikan kalau partainya tidak pernah menawarkan posisi calon wakil presiden kepada Komandan Satuan Tugas Bersama Pilkada 2018 dan Pilpres 2019 dari Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Menurut Puan, nama putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu tidak pernah dibahas di internal partai berlambang banteng untuk mendampingi Joko Widodo di Pilpres 2019.
"Nggak pernah dengar tuh. Nggak pernah (menawarkan cawapres ke Agus)," kata Puan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (5/4/2018).
Puan pun mengaku tidak tahu soal nama bakal cawapres Jokowi yang ada saat ini, ada yang memiliki latar belakang jenderal.
Puan menjelaskan, nama cawapres Jokowi yang sudah masuk saat ini belum mengerucut. Sebab, parpol berlambang banteng dengan moncong putih ini tengah fokus di Pilkada serentak 2018.
"Memang yang pertama, semua parpol fokus pada Pilkada serentak 27 Juni. Kemudian kita ini mau memasuki ramadan, lebaran," ujarnya.
Puan mengatakan situasi politik untuk Pilpres 2019 saat ini masih cair. Semua petinggi partai, kata dia, masih melakukan komunikasi dengan parpol yang ada.
"Semua melakukan silaturahmi sesama parpol. Menjalin silaturahmi ke parpol, pembicaraan, tentu saja untuk mematangkan ke depannya ini siapa. Gitu," kata Puan.
Baca Juga: Satia: Timnas Wanita Indonesia Belum Punya Kreativitas
Berita Terkait
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT