Suara.com - Bos PT Putra Daya Perkasa, Gunarko Papan, ternyata telah menjadi budak narkoba selama dua tahun terakhir.
Pengakuan itu diutarakan Gunarko saat dibekuk polisi di salah satu kamar Hotel Sunlake, Sunter, Jakarta Utara pada Sabtu (7/4) akhir pekan lalu.
"Yang bersangkutan (Gunarko) baru menggunakan dua tahun, untuk mengisap narkotika ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Selasa (10/4/2018).
Namun, Argo tak menjelaskan alasan Gunarko kerap memakai narkoba.
Tapi berdasarkan hasil temuan barang bukti sabu-sabu seberat 4,8 gram dan satu butir pil ekstasi, polisi belum menyimpulkan Gunarko berperan sebagai bandar.
"Untuk sementara pemakai," tukasnya.
Terkait pengungkapan kasus ini, polisi juga masih memburu pemasok narkoba yang diterima bos pabrik kertas itu.
"Dia didapat dari orang yang masih kita cari," kata Argo.
Saat ditangkap, Gunarko sedang didampingi seorang wanita. Bahkan, Gunarko sempat sesumbar tidak akan ditangkap, karena memiliki banyak kenalan anggota polisi.
Baca Juga: Ludahi dan Lindas Kaki Polisi, Watoni Jadi Tersangka
Namun, pengakuan Gunarko itu tak digubris, petugas tetap menangkapnya.
Terkait kasus ini, Gunarko dijerat Pasal 114 ayat 1 Subsider Pasal 112 ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Tanggapan Mensos Soal Kematian Siswa SD di NTT: Ini Bukan Kasus Individual, Data Kita Bocor!
-
Di Forum Abu Dhabi, Megawati Paparkan Model Rekonsiliasi Damai Indonesia dan Kepemimpinan Perempuan
-
Megawati di Forum Abu Dhabi: Perempuan Tak Perlu Dilema Pilih Karier atau Keluarga
-
Kemenag Nilai Semarang Siap Jadi Tuan Rumah MTQ Nasional 2026, PRPP Jadi Lokasi Unggulan
-
Polda Bongkar Bukti CCTV! Pastikan Tak Ada Rekayasa BAP Kasus Penganiayaan di Polsek Cilandak
-
Beda Sikap Soal Ambang Batas Parlemen: Demokrat Masih Mengkaji, PAN Tegas Minta Dihapus
-
Perludem Soroti Dampak Ambang Batas Parlemen: 17 Juta Suara Terbuang dan Partai Tak Menyederhana
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu: BMKG Ingatkan Potensi Hujan Petir di Jakarta Barat
-
Mensos Gus Ipul Tekankan Penguatan Data untuk Lindungi Keluarga Rentan
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'