Suara.com - Pemerintah Provinsi Jakarta mencabut izin usaha Diskotek Exotic di Kompleks Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Karena terbukti ditemukan narkoba.
Kepala Badan Palayanan Terpadu Satu Pintu (BPTSP) Edy Junaedi mengatakan penutupan ini dilakukan setelah menerima surat rekomendasi pelanggaran di Diskotek Exotic dari Dinas Pariwisata.
"Kami sudah terima surat dari Dinas Pariwisata dan harus ditindaklanjuti, kan kita sudah di TL. Kita cabut dan suratnya sudah kita sampaikan menejemen," ujar Edi kepada wartawan, Jumat (13/4/2018)
Bukti yang dijadikan dasar Pemprov DKI mencabut izin usaha Diskotek Exotic adalah surat rekomendasi dari Badan Narkotika Nasional.
Hal ini menyusul meninggalnya Sudirman yang diduga overdosis narkoba setelah menghabiskan waktu di Diskotek Exotic, Jakarta Pusat, pada Minggu (1/4/2018).
"Buktinya sudah dari BNN kan itu. Ya itu, (narkoba) sudah pelanggaran berat," kata dia.
Ia menjelaskan, surat pencabutan izin usaha sudah ditembuskan ke Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Nantinya tinggal menunggu petugas Satpol PP melakukan penutupan.
"Sudah (kirim surat ke Anies), ke Satpol PP sudah kordinasi. Nggak perlu tahu (kapan waktu lapornya) lah, yang penting udah lapor," kata dia.
Baca Juga: Anies Baswedan Sebut Pemprov Akan Tutup Diskotek Exotic
Berita Terkait
-
Pakai Seragam Dinas di Rakernas Gerindra, Ini Kata Anies Baswedan
-
Bahas Masalah Transportasi, Anies Baswedan Buka FGD
-
Sandiaga Pasrah Jika Gerindra Ingin Calonkan Anies Jadi Cawapres
-
Jarak Tempuh OK Otrip, Dishub Ajak Penyedia Angkot Survei Bareng
-
Anies Baswedan Sebut Pemprov Akan Tutup Diskotek Exotic
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL