Suara.com - Seorang pengepul sampah di Turki barat daya, tanpa pamrih mengembalikan 100 keping koin emas yang ia temukan dalam kompor tua hasil ia memulung.
Asir Ozturk (36), telah mencari nafkah dengan mengumpulkan dan menjual bahan-bahan sampah di Burdur selama 20 tahun terakhir.
Itu adalah hari yang biasa baginya ketika dia mendapatkan kompor tua, oven dan tabung gas isi ulang dari seorang pria bernama Ayhan Yaman.
Setelah diperiksa, di dalam kompor, ia menemukan 100 keping koin emas yang nilainya mencapai 30.000 lira Turki (USD7320.12).
Simpanan itu tampaknya dilupakan oleh sang pemilik.
Tanpa ragu, Ozturk ke rumah Yaman untuk mengembalikan harta yang baru ditemukan itu.
"Saya mengembalikan koin-koin emas itu tanpa ragu. Saya segera pergi ke pemilik kompor, dan pemilik kompor itu berkata 'Saya tidak tahu apa yang ada di dalamnya'," kata Ozturk seperti diberitakan Anadolu Agency, Sabtu (14/4/2018).
Ketika dia melihat koin-koin tersebut, Yaman menyadari bahwa ayahnya telah menabung di kompor yang sudah tidak lagi digunakan.
"Kami tidak pernah mencari nafkah dengan uang haram," kata Ozturk, "tapi saya benar-benar terkejut ketika kali pertama melihat koin-koin itu."
Baca Juga: Mesum di Masjid Terekam Video, 2 Mahasiswa Diarak Warga
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional
-
Tutup Rakernas I 2026, PDIP Umumkan 21 Rekomendasi Eksternal
-
Banjir Rendam Jakarta, Lebih dari Seribu Warga Terpaksa Mengungsi
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji