Suara.com - Seorang pemuda berinisial PT (20) tahun menyelundupkan ganja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Abepura, Sabtu (14/4/2018). Ganja itu dikemas dengan kertas aluminium foil dan dimasukkan dalam botol shampo.
“Botol shampo itu dititipkan ke petugas Lapas Abepura untuk diberikan ke saudaranya berinisial ST di dalam lapas itu. Tapi petugas periksa, temukan lima bungkus kertas aluminium foil berisi ganja di dalam botol shampo. Kemudian petugas Lapas cari pelaku yang membawa barang dan menemukannya di lampu merah Kamkey,” kata Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav Urbinas, Selasa (17/4/2018).
Setelah pelaku diperiksa, petugas menemukan 147 bungkus kertas aluminium foil berisi ganja tersimpan dalam jaket dan tas milik pelaku. Kemudian melaporkan temuan ini ke Polsek Abepura dan ditindaklanjuti ke Sat Narkoba Polres Jayapura Kota.
“Total keseluruhan barang bukti yang ditemukan yaitu 152 bungkus kertas aluminium foil ukuran kecil berisi ganja kering seberat 12 gram. Pasal yang disangkakan yaitu 111 UU 35 tahum 2009 tentang narkotika dengan hukuman penjara maksimal 12 tahun,” jelas Gustav.
Kapolres menambahkan, pelaku tetap diproses karena membawa dan menguasai barang. Saat ini pelaku sudah diamankan di rutan Polres Jayapura Kota guna proses lebih lanjut.
“Pengalaman ini kami akan terus bekerjasama dengan Lapas untuk pantau kiriman ataupun penyelundupan ganja ke dalam Lapas,” papar Gustav.
Artikel ini sebelumnya sudah dimuat dalam laman Kabarpapua.co yang merupakan media jaringan suara.com di daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT