Suara.com - Tiga warga Jalan Pacar Keling Gang IV Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur tewas setelah menenggak minuman kera (Miras) oplosan, Minggu (22/4/2018).
Berdasarkan informasi yang didapat Suara.com, sebelum meningal, mereka mengonsumsi minuman keras.
Tiga warga tersebut adalah Pramuji Arianto (49), Wahyudi (52), dan Syamsul Hidayat (38). Ketiganya warga Jalan Pacar Keling Gang IV.
Kepala Kepolisian Sektor Tambaksari Komisaris Prayitno menjelaskan, mereka yang tewas masih satu gang.
"Korban warga satu gang semua, cuma beda nomor," katanya. Ia menjelaskan, korban tewas pada hari yang sama hanya beda jam saja.
"Pramuji Arianto, meninggal pada jam 03.00 di RS, Wahyudi, meninggal jam 12.00 dan Syamsul Hidayat juga meninggal jam 12.00, di rumah kakaknya di kedung tarukan," jelasnya.
Kekinian, satu korban bernama Wahyudi telah dibawa ke RS Bhayangkara Kepolisian Daerah Jawa Timur untuk diautopsi.
Selain itu, pihak kepolisian tengah mengamankan beberapa botol minuman untuk bahan penyelidikan. [Achmad Ali]
Berita Terkait
-
Miras Maut di Jakarta dan Sekitarnya, 15 Orang Resmi Ditahan
-
Di Bunker Rumah, SS Oplos Miras dengan Campuran Cat Pernis
-
Omzet Miras Oplosan Maut di Bandung Mencapai Rp1 Miliar
-
Apakah Kegemaran Seks Bertukar Suami Istri Sebuah Penyakit?
-
Peredaran Miras Oplosan Maut Cicalengka Diduga Sampai ke Jakarta
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya
-
Disemprot Doktor Ekonomi, Kritik Rieke 'Oneng' Soal Anggaran KemenHAM Dinilai Asal Bunyi
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi