Suara.com - Truk yang mengangkut rombongan pesilat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Madiun, Jawa Timur, kecelakaan jatuh ke jurang sealam 20 meter di Desa Suluk, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Minggu (29/4/2018).
Sebanyak 36 pesilat yang menumpang truk itu mengalami luka-luka. Sementara 31 orang di antaranya mengalami luka ringan dan lima orang mengalami luka berat.
Sedangkan satu orang lainnya meninggal dunia. Pesilat itu meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Dr. Soedono, Kota Madiun, Minggu malam. Pesilat yang dikabarkan meninggal tersebut bernama Aris Sansita.
Kasatlantas Polres Madiun Ajun Komisaris Imam Mustolih mengatakan, korban yang mengalami luka ringan sudah dipulangkan setelah mendapat perawatan di rumah sakit. "Yang luka ringan sudah dipulangkan," jelasnya seperti diberitakan Madiun Pos—jaringan Suara.com.
Imam menuturkan, masih ada dua korban dalam peristiwa nahas itu yang dirawat di rumah sakit. Polisi juga masih memeriksa sopir truk bernomor nomor AE 8178 BC itu.
Truk tersebut terjun bebas ke jurang sedalam 20 meter pada Minggu siang sekitar pukul 13.40 WIB.
Para pesilat ini hendak pulang ke rumah setelah mengikuti kegiatan long march dan pendadaran kenaikan tingkat di Ngebel, Ponorogo.
Berita ini kali pertama diterbitkan Madiunpos dengan judul ”Kecelakaan Madiun: 1 Pesilat PSHT Korban Truk Masuk Jurang di Madiun Meninggal Dunia”
Baca Juga: Indonesia Bersedia Fasilitasi Pertemuan Kim Jong Un dan Trump
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis