Suara.com - Susi Ferawati, ternyata tak hanya mengalami aksi perundungan saat menghadiri aksi jalan santai relawan berkaus #DiaSibukKerja di area Car Free Day pada Minggu (29/4) akhir pekan lalu.
Susi juga ternyata turut menjadi sasaran persekusi di media sosial. Susi mengakui kaget ketika melihat tuduhan di medsos, bahwa Susi dan kedua anak kandungnya yang ikut menggunakan kaus #DiaSibukKerja disebut-sebut sengaja merekayasa.
"Saya sempat baca di media sosial, bahwa saya disangka berakting. Saya tegaskan, tidak sama sekali. Ini benar kejadian yang saya alami bersama anak saya di bundaran HI," kata Susi seusai membuat laporan di Polda Metro Jaya, Senin (30/4/2018).
Menurutnya, sejak video aksi perundungan itu viral di medsos, kedua anak yang bersama Susi juga disangka sebagai anak sewaan.
Dia mengakui, tindakan intimidasi yang dilakukan sebagian massa #2019GantiPresiden itu benar-benar terjadi.
"Benar-benar saya sampaikan ini anak saya. Jadi bukan jangan kalian kira itu anak sewaan, tidak. Saya pernah baca itu di medsos bahwa saya bersandiwara," tuturnya.
Dia mengungkapkan, alasan dirinya ikut jalan santai relawan Jokowi sekaligus ingin mengajak kedua anak kandungnya berjalan-jalan sambil berolahraga di akhir pekan.
"Saya seorang diri saya hanya ikut saja kegiatan itu, saya berekreasi, saya foto-foto kok di Bundaran HI sama anak saya," kata Susi.
Buntut dari peristiwa itu, Susi membuat dua laporan berbeda di Polda Metro Jaya. Perihal aksi perundungan di medsos itu, Susi pun melaporkan pemilik akun Twitter @Netizentofa dengan Pasal 27 ayat 4 Juncto Pasal 45 ayat 4 Undang Undang RI Nomor 19 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Baca Juga: Polisi: Tak Ada Pemberitahuan Buruh Bakal Deklarasi Capres
Ketua Umum Komunitas Cyber Indonesia Muannas Alaiddid yang melakukan pendampingan terhadap Susi menyampaikan, alasan pemilik akun Twitter itu turut dilaporkan ke polisi karena dianggap melakukan pengancaman melalui tulisan yang diunggah.
"Itu kalau netizentofa. Itu karena dia menyebarkan di Twitter yang intinya, kata-katanya itu adalah 'ibunya harus paham situasinya kalau tidak mau ribut, copot kausnya biar anaknya tenang'. Itu masih ada tweetnya," kata dia.
Berita Terkait
-
Kisah Susi Dipersekusi Massa 2019 Ganti Presiden di Depan Anaknya
-
Persekusi #2019GantiPresiden, Susi: Anak Saya Sangat Ketakutan
-
Mencekam, Susi Ceritakan Persekusi Massa 2019 Ganti Presiden
-
Nahrawardaya Beberkan Kejadian #2019GantiPresiden di Car Free Day
-
Fadli Zon Tak Percaya Massa 2019 Ganti Presiden Intimidasi Warga
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak
-
KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!
-
Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga
-
Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'
-
KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak
-
Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia
-
10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal
-
Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK