Suara.com - Nama mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok tenggelam dari pembicaraan publik, setelah dirinya resmi bercerai dengan sang istri, Veronica Tan, pada 4 April 2018.
Ahok yang berdiam di balik bilik jeruji besi Rumah Tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, karena dinilai bersalah dalam kasus penodaan agama, akhirnya angkat bicara mengenai kondisi dirinya seusai perceraian tersebut.
Hal tersebut, diceritakan Eko Kunthadi, penulis buku ”Para Penyembah Petromaks”, yang bersama rekan-rekannya menemui Ahok di Rutan Mako Brimob, Jumat (4/5) pekan lalu.
Ia menuliskan obrolan saat bertemu Ahok, dan mengunggahnya ke laman Facebok, Sabtu (5/5). Tulisan itu menjadi viral.
Eko menceritakan, Jumat pekan lalu, ia bersama Permadi Arya alias Abu Janda, Niluh Djelantik, Birgaldo Sinaga, dan Denny Siregar menemui Ahok.
Ketika itu, Ahok justru lebih dulu mengungkapkan kondisi dirinya seusai bercerai. Padahal, Eko dkk bersepakat tak bakal menyinggung kehidupan pribadi Ahok dalam persamuhan tersebut.
”Benar saja, pertemuan dengan Ahok siang tadi banyak dihiasi guyon. Obrolan ringan dan ceplas ceplos, saling ledek dan menertawakan keadaan. Seperti bertemu teman lama,” tulisnya.
Sebelum pertemuan, kata Eko, ia dan rekan-rekannya bersepakat tak bakal pernah menyinggung persoalan pribadi Ahok. Menurut mereka, hal itu akan membuat obrolan menjadi tak enak.
Namun, prasangka mereka salah. Dalam pertemuan itu, Permadi berinisiatif membuka obrolan dengan bertanya kabar Ahok.
Baca Juga: Dilaporkan ke Polisi, Ketua DPRD DKI Dituduh Catut Nama Megawati
Ahok ternyata menjawab: "Lu gak liat gue seger begini? Duda kan harus selalu ceria". Semua orang tertawa mendengar jawaban tersebut.
"Pak Ahok, tadi kami sepakat gak mau omongin soal masalah pribadi. Eh, malah Pak Ahok yang bicara duluan. Hahahahhaha...," Denny Siregar gak tahan untuk diam,” tulis Eko.
Eko menuturkan, melihat perbedaan signifikan pada Ahok yang ditemuinya seusai bercerai tersebut. Kekinian, badan Ahok lebih gemuk.
Kulit tubuh Ahok mulai kembali memerah, karena terjemur matahari. "Sekarang udah hitaman lagi. Kalau musim hujan, gue putihan. Karena jarang olahraga di luar," kata Ahok seperti ditulis Eko.
Berita Terkait
-
Anies Bebaskan Pajak Rumah Eks Pejuang Kemerdekaan di Menteng
-
Sandiaga: Pergub Larangan Berpolitik di CFD Sudah Sejak Era Ahok
-
Gaet Veronica Tan, Sam Aliano Klaim Dapat Serangan dari Parpol
-
Pencapresannya Bersama Vero Direspon, Sam Aliano Yakin Didukung
-
Gandeng Veronica Tan Jadi Cawapres, Sam Aliano Dinilai Jitu
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
10 Saksi Diperiksa, Begini Kondisi Korban Terjebak di Lantai 15 Saat Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Solusi Radikal: Saatnya ASEAN Terbitkan "Blue Bonds" Demi Selamatkan Pesisir
-
BRI Peduli Resmikan Posyandu Matahari, Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Sleman
-
Strategi realme "Make Passion Real" Bangun Jembatan Menuju Pro Player Team RRQ
-
BUMN RI Ramai-Ramai Mulai Gunakan AI, Bisnis Customer Engagement Makin Diburu
-
BRI Peduli Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak Lewat Posyandu Matahari di Sleman
-
Bedak Setting Powder vs Finishing Powder Bedanya Apa dan Cara Pakainya
-
Merawat Syiar Islam Berkemajuan: Peringatan 666 Tahun Islam Masuk Papua di Fakfak
-
Hati-hati, Jangan Termakan August Theory Kalau Nggak Mau Baper Sendirian!
-
Mahar Pengkhianatan Rp622 Juta: TKW Tulungagung Ditipu Calon Suami