Suara.com - Sejak dideklarasikan oleh relawan #Save2019 sebagai calon presiden tahun 2019 pada Kamis (26/4/2018), nama Sam Aliano semakin populer di masyarakat. Apalagi ketika Politikus muda tersebut menggandeng Veronica Tan mantan istri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai calon wakilnya.
Bervariasi respon dari masyarakat terhadap pasangan yang siap melawan Joko Widodo dan pasangan calon lain pada Pilpres 2019 nanti. Ada yang mendukung dan ada juga yang tidak mendukung.
Terhadap respon dari masyarakat yang berbeda tersebut, Ketua Pengusaha Muda Indonesia tersebut menghormatinya. Menurutnya, hal seperti adalah sebuah situasi yang wajar, karena setiap orang memiliki hak mutlak untuk bebas berpendapat.
"Sah-sah ajalah, wajar-wajar saja, saya sangat menghormati perbedaan respon dari masyarakat tersebut. Sebab, itulah hakikat berdemokrasi, ada yang pro dan ada yang kontra. Itu juga untuk membuktikan kepada dunia bahwa kebebasan berpendapat dan berkewarganegaraan adalah hak mutlak yang dimiliki setiap orang," kata Sam dalam keterangan persnya yang diterima wartawan pada Sabtu (28/4/2018).
Sam malah sebaliknya sangat mengapresiasi respon berbeda yang ditunjukkan oleh masyarakat Indonesia terhadap pencalonan dirinya dengan Veronica Tan. Menurutnya, hal tersebut mencerminkan bahwa masyarakat sudah mengenal dan menyambutnya untuk siap berkompetisi pada Pilpres 2019.
Dia bahkan yakin, banyaknya respon tersebut menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat menginginkan dirinya jadi presiden Indonesia. Apalagi, berdasarkan hasil penelitian lembaga survei, lebih dari 40 persen menginginkan presiden Jokowi diganti pada 2019.
"Wajar wajar saja, itu adalah ketertarikan masyarakat kepada calon yang baru, apalagi ini berita yang paling tertinggi dibacakan oleh masyarakat. Itu artinya tanda bahwa mereka respon dengan kehadiran saya, dan saya yakin mayoritas yang menerima dan mendukung saya," katanya.
Namun, terhadap respon mayarakat yang kontra terhadap dirinya dan Veronica Tan, Sam berjanji akan membuktikan semua yang telah dijanjikannya. Dia mengaku siap bekerja keras demi membangun Indonesia dan membuat warganya lebih sejahtera.
"Saya ingin membuktikan kepada masyarakat Indonesia, bahwa saya akan bangun Indonesia menjadi lebih maju dan membuat masyarakatnya sejahtera. Saya pasti memperjuangkan janji-janji saya, saya akan memenuhi janji-janji yang telah saya sampaikan kepada masyarakat," tegasnya.
"Memang ada sebagian yang berpikir bahwa janji-janji saya itu terlalu tinggi, setinggi langit, tapi itu nanti akan jadi kenyataan, dan saya akan buktikan itu dengan data dan dengan kerja keras," tutup Sam.
Seperti diketahui, kelompok relawan telah mendeklarasikan Sam Aliano dan Veronica Tan sebagai bakal Capres-Cawapres Pilpres 2019 di Gedung Joang 45, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018) siang.
Termasuk meluncurkan tanda pagar (tagar) #SaVe2019 sebagai representasi Sam-Vero di Pilpres 2019. Serta tagar #2019SamAlianoPresiden sebagai simbol dukungan untuk Sam dan Vero di pesta demokrasi lima tahunan tersebut.
Dalam deklarasi itu, relawan juga mengusung Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti sebagai opsi bakal Cawapres bagi Sam selain Vero.
Berita Terkait
-
Ada MBG Berbasis Komunitas di Purwakarta, Perempuan Diminta Jadi Pengelola Gizi Keluarga
-
Adu Argumen Pasha Ungu dengan Wamen PPPA Memanas di Rapat DPR
-
Pro Kontra Aksi Pasha Ungu 'Semprot' Veronica Tan di Rapat DPR, sampai Dituding Cari Panggung
-
Dukung Revitalisasi Kota Tua, Veronica Usul Ada Pendongeng hingga Musisi di Alun-Alun Fatahillah
-
Veronica Tan Apresiasi Program Dua Telur Sehari di Kalteng, Selaras dengan MBG Presiden Prabowo
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan