Suara.com - Pengosongan beberapa rumah dinas Kompleks Perumahan Angkatan Darat (KPAD) Tanah Kusir Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tengah dilakukan oleh anggota Kodam Jaya. Pengosongan disertai aksi protes dari penghuni.
Beberapa rumah di Jalan Cenderawasih Raya RW 08 KPAD Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (9/5/2018). Belasan anggota dari TNI Kodam Jaya terlihat mengangkut barang-barang milik penghuni rumah.
Eksekusi dapat dilakukan usai negosiasi dilakukan antara warga dan pihak dari anggota TNI.
Dari informasi yang diperoleh, terdapat 10 rumah yang di eksekusi hari ini.
Sejumlah orang pun memblokir jalan dengan membakar ban di perempatan lampu lalu lintas Kostrad. Akibatnya, sejumlah titik lalu lintas di sekitaran Pondok Indah sampai Permata Hijau macet parah.
Macet dari arah Permata Hijau di mulai dari Patal Senayan kawasan Jalan Panjang Jakarta Barat sampai underpass Permata Hijau. Kendaraan yang ingin mengarah ke Senayan atau pun Cipulir stuck di underpass velbak, Kebayoran Lama.
Sementara untuk kendaraan dari arah Lebak Bulus ke Pondok Indah sudah mulai stuck dari bundaran Pondok Indah dan akan berhenti tak bergerak di kolong mal Pondok Indah.
Kemacetan juga terjadi di kawasan Radio Dalam menuju Pondok Indah. Tapi sekarang blokir jalan sudah dibuka oleh pihak kepolisian.
Sebelumnya warga Perumahan Tanah Kusir RW 08/Khusus, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama ini terlebih dahulu melaporkan ke Komnas HAM untuk meminta penundaan pengosongan atau penertiban rumah yang dihuni oleh warga Perumahan Tanah Kusir RW 08/Khusus tersebut hingga adanya putusan hukum yang berkekuatan hukum.
Baca Juga: Ini Ciri-ciri Lelaki Gantung Diri di Lampu Jalan Tol Pasar Rebo
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kasus Suap Mahasiswa UBK, BEM UMY: Tak Bisa Selesai Hanya dengan Maaf
-
Usut Kasus Silmy Karim, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
-
Dua Kebakaran Serang Duren Sawit Dini Hari, 23 Jiwa Terdampak dan Ratusan Juta Rupiah Ludes
-
KPK Periksa 13 Saksi Kasus Silmy Karim di Jakarta dan Bali, ASN Hingga Swasta Dicecar
-
Kafe MIlik Gofar Hilman di Melawai Terbakar Gara-Gara Percikan dari Fryer
-
Jakarta Menuju 500 Tahun, Pemprov Genjot Transportasi, Pendidikan, dan Penataan Permukiman
-
Indonesia Punya Potensi PLTS Besar, tapi Kenapa Baru Sedikit yang Terpakai?
-
JC Ditolak Kejagung, Kubu Sony Sonjaya Tetap Ancam Bongkar 'Dosa' Pejabat di Kasus MBG
-
Militerisasi Masuk Sektor Agraria, Konflik Lahan Naik 300 Persen pada 2025
-
Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat