Suara.com - Kapal Motor Cepat (KMC) Komando Daerah Militer Jakarta Raya (Kodam Jaya) tenggelam di kawasan perairan Kepulauan Seribu, Jakarta. Kejadian itu terjadi Senin (12/3/2018) sekitar pukul 11.00 WIB.
Suara.com mendapatkan informasi jika peristiwa itu terjadi saat persiapan hari ulang tahun Persatuan Isteri Prajurit. Acara itu akan dihadiri Ibu Negara Iriana Jokowi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta Husein Murad saat dikonfirmasi mengatakan belum tahu pasti peristiwa itu. Timnya masih mencari tahu informasi lengkapnya.
Sementara itu Kapuspen TNI Mayjen M. Sabrar Fadhilah membenarkan ihwal peristiwa itu. Dia mengatakan semua penumpang selamat.
"Saat ini evakuasi sudah selesai. Semua awak penumpang dalam keadaan selamat," kata Sabrar.
Informasi yang dihimpun suara.com, kronologi kejadian itu dimulai Senin pagi pukul 07.01 WIB saat personil pengamanan berangkat menuju lokasi ke Pulau Pramuka, di Kepulauan Seribu. Setelah berada dipertengahan laut, Kapal Cepat Comando mengalami kerusakan. Mesin kapal tersebut tidak aktif.
Setelah itu pukul 10.15 WIB Kapal KMC AD-04-15 merapat ke kapal KMC AD-16-05 untuk melakukan evakuasi atau penyelamatan penumpang agar pindah ke kapal lain.
Pukul 11.10 WIB kapal KMC AD-16-05 tengelam dan 65 orang dapat dievakuasi Pukul 11.45 WIB.
Untuk menggali informasi lebih lanjut, Kapendam Jaya Letkol Inf Kristomei Sianturi belum bisa dihubungi.
Baca Juga: Pengosongan Rumah di Kompleks Kodam Jaya, Warga Sempat Bakar Ban
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?
-
Benarkah Langit RI akan Dibuka untuk Pesawat Tempur AS? Kemhan Tegaskan Perjanjian Belum Final
-
Kontroversi Pete Hegseth, Pembawa Acara TV yang Jadi 'Dewa Perang' AS
-
Gus Ipul Tegaskan Sekolah Rakyat Tak Ada Pendaftaran: Anak Lulus, Orang Tua Harus Lepas Bansos!
-
Indra Iskandar Menang Praperadilan, Hakim Perintahkan KPK Hentikan Penyidikan
-
Perang di Mata Rakyat Israel: Terlalu Berat Bagi Saya Pikirkan Masa Depan
-
Tujuh Hari Jelang Keberangkatan, DPR Desak Kepastian Biaya Tambahan Haji
-
Dugaan Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Dorong Sanksi Berat hingga DO
-
KPK Kalah! PN Jaksel Batalkan Status Tersangka Sekjen DPR Indra Iskandar